logo alinea.id logo alinea.id

PDI-P butuh regenerasi parsial

Posisi Megawati sebagai ketua umum sulit digantikan.

Cantika Adinda Putri Noveria Eka Setiyaningsih
Cantika Adinda Putri Noveria | Eka Setiyaningsih Jumat, 02 Agst 2019 20:42 WIB
PDI-P butuh regenerasi parsial

Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri diyakini bakal kembali dikukuhkan sebagai ketua umum di kongkres ke-5 PDI-P di Bali pada 8-11 Agustus mendatang. Meskipun posisi Megawati sulit digoyang, pengamat politik CSIS J Kristiadi menilai, PDI-P tetap butuh regenerasi. 

Menurut Kristiadi, regenerasi kepengurusan bisa dilakukan secara parsial di tubuh partai berlambang banteng moncong putih itu. Pasalnya, PDI-P butuh banyak pengurus muda untuk menjalankan tugas-tugas partai yang kian berat sebagai parpol pemenang Pemilu 2019. 

"PDI-P akan menyegarkan diri sebagai parpol yang lebih banyak tugasnya," ujar Kristiadi dalam sebuah diskusi di kantor Para Syndicate, Jakarta Selatan, Kamis (2/8). 

Diakui Kristiadi, sulit bagi PDI-P untuk menemukan kader sekaliber Megawati. "Itu enggak mungkin sebab Ibu Mega itu karismatik luar biasa, sudah berpengalaman lama, dan begitu banyak jabatan yang disandang," tuturnya. 

Namun demikian, wajib hukumnya bagi parpol yang ingin tetap eksis untuk melakukan regenerasi. Pasalnya, perkembangan zaman dan persoalan-persoalan bangsa kian rumit sehingga butuh solusi kreatif untuk menyelesaikannya. 

"Nah, kreativitas itu biasanya muncul dari anak-anak muda. Makanya, yang namanya regenerasi itu sudah menjadi sebuah keharusan. Itu adalah wajib," tuturnya. 

Ketua DPP PDI-P Aria Bima sepakat regenerasi tidak perlu dilakukan pada pucuk pimpinan. Apalagi, Megawati masih memiliki legitimasi yang kuat di kalangan kader. "Mengenai penyegaran dalam konteks strukturisasi lebih kepada yang kurang diperbaiki dan yang baik ditingkatkan," kata dia. 

Megawati saat ini telah berusia 77 tahun. Meski demikian, menurut Aria, Megawati masih layak melanjutkan periode kepemimpinannya di PDI-P. "Beliau masih bisa memimpin selama lima tahun ke depan," tuturnya. 

Sponsored

Agenda kongres PDI-P 

Terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI-P Ahmad Basarah megatakan semua pemegang hak suara di PDI-P ingin Megawati kembali mejabat. "Semua sudah sepakat memohon dan meminta kepada Ibu Mega agar bersedia ditetapkan kembali sebagai ketua umum," kata dia. 

Menurut Basarah, kongres PDI-P bakal langsung menetapkan Megawati sebagai Ketua Umum PDI-P. Megawati pun akan diberikan hak prerogatif untuk menyusun postur, struktur, dan personel di struktur kepengurusan DPP partai. 

"Jadi, apakah nanti posturnya ada ketua harian, akan ada wakil ketua umum atau tidak, itu sepenuhnya menjadi hak prerogatif Bu Megawati," kata dia.

Agenda kongres, lanjut Basarah, akan diarahkan untuk membahas upaya-upaya PDI-P dalam mengawal dan menyukseskan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf ke depan. "Agenda utamanya adalah menyesuaikan agenda dan program partai untuk mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf," imbuhnya.