sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pesan SBY ke pemerintah soal omnibus law

SBY mendorong pemerintah agar menjelaskan omnibus law secara utuh.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Jumat, 06 Mar 2020 17:06 WIB
Pesan SBY ke pemerintah soal omnibus law
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pesan khusus soal omnibus law kepada pemerintah.

Pesan khusus Presiden ke-6 RI itu disampaikan dalam pertemuan dengan Ketua Umum Partai Golkar Airalngga Hartarto, Kamis (5/3) malam, sebagaimana diungkap oleh Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan.

Dikatakan Syarief, SBY mendorong pemerintah agar secara utuh menjelaskan kebijakan omnibus law kepada masyarakat luas.

SBY, kata dia, menilai informasi mengenai omnibus law kurang maksimal tersampaikan ke akar rumput. "Kami melihat belum maksimal sehingga menimbulkan persepsi yang berbeda-beda," ujar Syarief di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (6/3).

SBY menganjurkan agar informasi itu disampaikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, bila Presiden Jokowi tidak bisa menginformasikannya secara langsung. 

"Kami yakin kalau rakyat mengerti dan memang betul-betul ada keberpihakan kepada rakyat, tentu Partai Demokrat akan mendukung. Tapi kalau ada yang perlu diperbaiki, partai Demokrat siap memberikan masukan," terang dia.

Selain itu, lanjut dia, pertemuan semalam juga berusaha mencari jalan terbaik soal implementasi omnibus law di tengah kritikan masyarakat.

"Tadi malam itu disampaikan masalah pajak dan kedua menyangkut masalah tenaga kerja. Kalau masalah tenaga kerja ini katanya untuk meng-create lapangan pekerjaan. Kalau itu sama dengan program Pak SBY dulu, strategi pembangunan Pak SBY kan salah satunya adalah pro kepada bagaimana meningkatkan tenaga kerja, lapangan kerja dan sebagainya," ujar Syarief.

Sponsored

Melalui pertemuan dengan elite Golkar semalam, kata Syarief, Demokrat mendapatkan penjelasan utuh dan mendapatkan informasi yang jelas tentang omnibus law

"Tentunya melalui Partai Golkar itu bisa ada satu komunikasi yang bagus. Intinya kita siap berkomunikasi untuk bekerja membangun bangsa ini ke depan," jelas Wakil Ketua MPR itu.

Kendati demikian, Syarief menegaskan, adanya pembicaraan mengenai omnibus law itu bukan berarti Demokrat mendukungnya. Namun, lebih mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak merugikan masyarakat banyak.

Sebelumya, Partai Demokrat-Golkar melangsungkan pertemuan di kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (5/3) malam.

Pertemuan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar Airalngga Hartarto bersama belasan pejabat teras partai berlogo beringin tersebut. Sementara Demokrat diwakili langsung oleh SBY selaku Ketua Umum bersama elite partai lainnya.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Nurul Arifin, pihaknya bertemu dengan Demokrat guna membahas kemungkinan koalisi untuk Pilkada 2020 di berbagai daerah.

Selain itu, lanjut Arifin, ada juga pembicaraan mengenai RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan Perpajakan.

Berita Lainnya