sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pilkada dianggap momentum perangi Covid-19

Mematuhi protokoler kesehatan kunci sukses pelaksanaan pilkada.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Selasa, 29 Sep 2020 14:42 WIB
Pilkada dianggap momentum perangi Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 410.088
Dirawat 58.418
Meninggal 13.869
Sembuh 337.801

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus berharap tahapan Pilkada Serentak 2020 menjadi momentum memerangi Covid-19. Untuk itu, dia berharap kerja sama lintas sektoral perlu diintensifkan.

"Penyelenggara pemilu diharapakan selalu berkoordinasi dengan paslon, partai politik dan aparat penegak hukum agar pelaksanaan pilkada ini dalam setiap tahapannya dapat berjalan sesuai dengan standar protokoler kesehatan yang ketat. Tahapan pilkada ini harus dapat dijadikan sebagai momentum untuk memerangi penyebaran Covid-19," ujar Gupardi dalam keterangannya, Selasa (29/9).

Berdasarkan pantauannya, pelaksanaan tahapan pilkada di Provinsi Sumatera Barat berlangsung kondusif.

"Penetapan nomor paslon juga berjalan baik dan kondusif dengan mematuhi protokoler kesehatan. Tidak ada kerumunan, arak-arakan dan lain sebagainya," ujarnya.

Dia berharap kondisi ini tetap terjaga dan berjalan dengan baik bersandar pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13/2020 terkait pengenaan sanksi dalam setiap pelaksanaan tahapan pilkada.

Semua pihak terkait, lenjut dia, tidak boleh lengah dan kendor di lapangan karena masih ada tahapan-tahapan pilkada berikutnya yang harus diwaspadai agar penegakan displin protokoler kesehatan dapat berjalan sesuai aturan PKPU tersebut.

Dijelaskan Guspardi, ketaatan pasangan calon (paslon) pilkada, partai politik pengusung paslon, tim sukses dan masyarakat luas dalam menaati ketentuan protokoler kesehatan menjadi kunci sukses pelaksanaan pilkada.

"Sehingga pengalaman kerumunan yang terjadi saat pendaftaran paslon tanggal 4-6 September lalu nyaris tidak terjadi lagi. Ini harus dapat di pertahankan dalam tahapan-tahapan pilkada selanjutnya," terangnya.

Sponsored

Kondisi ini, sambung politisi PAN ini, patut dipertahankan melalui totalitas dan semangat semua pihak dalam bekerja untuk menyukseskan pilkada di massa pandemi. Menurutnya, semua stakeholder telah menujukkan kebersamaan dan kekompakan.

"Tercermin saat proses pengundian nomor urut paslon dan dua hari pelaksanaan kampanye berjalan lancar dengan penerapan prokol kesehatan yang ketat," katanya melansir parlementaria.

Dia menambahkan, bila penegak hukum mengendus adanya indikasi kerumuman dan keramaian, maka bisa memberi peringatan. Namun, bila tetap 'ngeyel' dan ada indikasi pelanggaran pidana, maka penegak hukum bisa menggunakan undang-undang (UU) Kesehatan.

Berita Lainnya