sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pilpres 2024, elektabilitas Ganjar tak garansi diusung PDIP

Peluang Ganjar Pranowo diusung PDIP dalam Pilpres 2024 tergolong kecil.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Senin, 31 Mei 2021 10:56 WIB
Pilpres 2024, elektabilitas Ganjar tak garansi diusung PDIP

Pengamat politik Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN Institute), Muhammad Mualimin, mengatakan, kepopuleran dan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, belum menjadi jaminan akan didukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam Pemilihan Presiden (pilpres) 2024.

Dirinya bahkan memprediksi peluang Ganjar maju dalam pilpres tergolong tipis jika tetap bertahan di partai banteng moncong putih. Alasannya, Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan mendahulukan putrinya sekaligus Ketua DPR, Puan Maharani.

"Sepopuler apa pun Ganjar di mata publik, Megawati sebagai ibu kandung pasti ngotot agar Puan Maharani yang jadi capres 2024. Kalau Megawati sudah berkehendak, mana berani kader membantah?" ucapnya dalam keterangannya, Senin (31/5).

"Masa depan Ganjar di PDIP suram. Lebih baik cari partai lain untuk nyapres," sambung dia.

Dirinya menerangkan, demokrasi dalam identitas PDIP tidak menjamin keputusan partai tersebut demokratis. Pangkalnya, keputusan Megawati berlaku mutlak.

"Megawati ini aneh. Partai ada nama demokrasinya, tapi kepemimpinan PDIP tak pernah berganti sejak 22 tahun silam. Sistem 'ratu abadi' seperti ini membikin kader terbaik jadi tersingkir dan regenerasi mampet. Siapa pun yang berani mengkritik Megawati, terbuang dan mati karir. Contohnya Maruarar Sirait dan Rustriningsih," tuturnya.

Maulimin melanjutkan, mestinya Megawati bersikap demokratis dengan kian populernya nama Ganjar sebagai capres. Karenanya, tak perlu memaksakan Puan yang maju dalam kontestasi mendatang.

"Dari kecenderungan kehendak publik yang tampak, Megawati harusnya secara dewasa menyiapkan Ganjar Pranowo nyapres ketimbang Puan Maharani yang kurang disambut. Jangan sampai pembeli ingin makan nasi goreng malah disodori bakso. Ciri pemimpin demokratis ikhlas menerima tuntutan banyak orang," pungkasnya.

Sponsored
Ramai-ramai melepas jerat fast fashion

Ramai-ramai melepas jerat fast fashion

Sabtu, 12 Jun 2021 08:10 WIB
Pilu di balik pembatalan ibadah haji

Pilu di balik pembatalan ibadah haji

Jumat, 11 Jun 2021 07:19 WIB
Berita Lainnya