sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PKS minta 4 menteri yang dipanggil Jokowi mundur

Dari keempat menteri yang dipanggil, tiga menteri menyatakan siap maju. Hanya Prabowo Subianto yang menjawab atas izin Jokowi.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Selasa, 19 Apr 2022 10:52 WIB
PKS minta 4 menteri yang dipanggil Jokowi mundur

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera, menanggapi kabar empat menteri yang telah dipanggil dan ditanyai Presiden Joko Widodo (Jokowi) perihal pencalonan di Pilpres 2024. Dia menyarankan agar keempat menteri tersebut mundur dari jabatannya agar posisi mereka diisi oleh figur yang fokus menuntaskan visi-misi Jokowi.

"Sedikit saran, jika memang benar-benar ada menteri yang punya ambisi untuk maju dalam kontestasi pilpres, agar mempertimbangkan untuk mundur dari jabatannya saat ini. Beri kepada yang lain agar Pak Jokowi bisa betul-betul melayani rakyat dibantu menteri-menterinya yang penuh dan fokus," ujar Mardani kepada wartawan, Selasa (19/4).

Kabar keempat menteri dipanggil Jokowi itu diungkapkan politikus senior PDI Perjuangan Panda Nababan, dalam sebuah wawancara di akun Youtube salah satu media.

Keempat menteri itu ialah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. 

Dari keempat menteri yang dipanggil, tiga menteri menyatakan siap maju. Hanya Prabowo Subianto yang menjawab atas izin Jokowi.

Menurut Mardani, membantu kinerja Presiden Jokowi untuk mengurus rakyat bukanlah hal mudah. Dia berujar, kondisi rakyat yang berat dan geopolitik global yang berubah pascaserangan Rusia ke Ukraina dan Covid-19 bukan urusan ringan. 

"Pak Jokowi perlu pembantu yang fokus urus rakyat," ungkap Mardani.

Mardani menegaskan, dirinya tak mempersoalkan keempat menteri tersebut maju di Pilpres 2024. Malah, kata dia, semakin banyak orang yang ingin menjadi calon presiden atau wakil, itu semakin bagus. 

Sponsored

"Artinya kita tidak kekurangan stok calon pemimpin. Tapi jangan bebani rakyat dengan tiga periode," ujar Mardani. 

Namun demikian, kata dia, target capaian kinerja dari pejabat publik tersebut harus baik. "Jadi bukan sekadar pencitraan diri saja seolah-olah telah berhasil memenuhi target capaian padahal yang bersangkutan tidak berhasil memenuhi," tegas Mardani.

Selain itu, kandidat yang mencalonkan diri juga mengutamakan kontestasi gagasan. Dia harus mengutarakan apa yang harus dilakukan jika terpilih, termasuk target-target capaian dengan keadaan sulit sekarang ini," katanya.

"Sehingga jika memang terpilih takkan lagi ada pernyataan, Presiden yang lalu mewariskan masalah pelik untuk diselesaikan," pungkas Mardani.

Berita Lainnya