logo alinea.id logo alinea.id

PKS minta aparat bijak tangani gerakan #2019GantiPresiden

gerakan yang digagas Mardani ini hanyalah bentuk menyampaikan pendapat

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Selasa, 28 Agst 2018 17:34 WIB
PKS minta aparat bijak tangani gerakan #2019GantiPresiden

Munculnya gerakan #2019GantiPresiden di beberapa daerah memicu timbulnya reaksi dari masyarakat yang berujung pada penolakan gerakan tersebut.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan, aparat hukum seharusnya bijak dalam menangani gerakan ini. Apalagi gerakan yang digagasnya ini hanyalah bentuk menyampaikan pendapat. "Kalau ada salah, tinggal catat. Nanti diproses," paparnya di DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (28/8).

Mardani juga menepis tudingan gerakan yang digagasnya ini bentuk makar terhadap pemerintah yang sah, alias ingin menjatuhkan Jokowi secara inskontitusional.

"Ya tidaklah, jelas-jelas ada deklarasinya. Ada bukunya. Kalau makar diam -diam," kilahnya.

Sponsored

Kata Mardani, gerakan #2019GantiPresiden adalah gerakan sosial yang dimotori masyarakat karena dilatarbelakangi faktor sulitnya ekonomi. "Kalau harga-harga turun, hastag ini akan mati. Ini bentuk ketidakpuasan," paparnya.

Sementara Sekjen Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani mengatakan, gerakan #2019GantiPresiden murni gerakan politik. Indikatornya bisa dilihat dari sutradara gerakan ini dari elite politik oposisi yang kontra dengan Jokowi.

Meski demikian, Arsul tak terlalu mempermasalahkan gerakan tersebut, sepanjang aturan kampanye ditaati. "Silakan, yang penting tidak melanggar aturan kampanye dan rambu-rambu hukum lainnya. Kemudian tidak ada penolakan dari masyarakat setempat. Supaya tidak menimbulkan gesekan di masyarakat," pungkasnya.