logo alinea.id logo alinea.id

PKS respons merapatnya Gerindra ke Jokowi

PKS dan Gerindra bergabung dalam satu koalisi di Pilpres 2019, namun PKS tidak akan mengikuti jejak Gerindra merapat ke pemerintah.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Selasa, 08 Okt 2019 13:38 WIB
PKS respons merapatnya Gerindra ke Jokowi

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan pilihan sikapnya dalam pemerintahan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin. PKS tetap berada di luar pemerintahan, sekalipun Partai Gerindra memilih untuk merapat dalam pemerintahan. 

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Ledia Hanifah menganggapi wacana Gerindra bergabung dengan pemerintah merupakan pilihan partai yang dikomandani Prabowo Subianto sendiri.

"Itu pilihan sikap Gerindra," ujar Ledia Hanifah di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10).

PKS dan Gerindra pernah bergabung dalam satu koalisi di Pilpres 2019. Namun, kata Ledia, partainya tidak akan mengikuti jejak Gerindra bergabung dengan pemerintah.

"Sampai sekarang PKS masih tetap berada di luar pemerintahan. Sebagaimana amanat musyawarah Majelis Syura," jelas dia.

Dia menegaskan, PKS tetap konsisten berada di luar pemerintahan Jokowi dalam lima tahun ke depan. Sikap ini untuk memastikan fungsi penyeimbang pemerintah di parlemen.

"Dalam politik harus ada fungsi check and balances. Dan PKS memilih untuk menjadi menjalankan fungsi tersebut," ujar dia.

Keputusan Gerindra untuk bergabung koalisi dengan Jokowi akan dilakukan setelah menggelar rapat internal partai. Meski begitu, santer terdengar Gerindra akan masuk dalam jajaran Kabinet Kerja Jilid II. 

Sponsored

Tiga kader Gerindra yakni Waketum Gerindra Edhy Prabowo, Waketum Gerindra Fadli Zon, dan Sandiaga Uno disebut-sebut bakal menjadi menteri Jokowi.