sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PKS respons pidato Jokowi di Sidang Umum PBB

Indonesia harus tunjukkan keseriusan menangani Covid-19.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Rabu, 23 Sep 2020 20:59 WIB
PKS respons pidato Jokowi di Sidang Umum PBB
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 406.945
Dirawat 58.868
Meninggal 13.782
Sembuh 334.295

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan pidatonya secara virtual dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-75 pada, Rabu (23/9). Dalam pidato yang sudah direkam sebelumnya (taping), Presiden menekankan akses setara bagi semua negara di dunia terhadap vaksin Covid-19.

Menanggapi pidato Jokowi itu, anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah bisa memainkan peran strategisnya sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB dalam berdiplomasi dengan negara lain.

"Indonesia harus bisa memainkan peran diplomasi strategisnya terhadap negara-negara kuat agar saling bekerjasama, bukan justru saling berperang. Dorong negara-negara di dunia untuk berpacu menemukan vaksin Covid-19 terbaik, dan membuka akses yang setara bagi semua negara. Pandemi adalah persoalan kemanusiaan yang harus dihadapi bersama," kata Netty dalam keterangannya, Rabu (23/09).

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI ini menambahkan, sebagai anggota Dewan Keamanan (DK) PBB, Indonesia ikut bertanggung jawab akan terselenggaranya perdamaian dan keamanan internasional.

"Kerja sama global di masa pandemi ini adalah sebuah keharusan untuk menyelamatkan peradaban manusia ke depannya," ujarnya. 

Netty menyebut, secara normatif keberadaan Indonesia di DK dapat mempengaruhi keputusan PBB, meskipun tidak memiliki hak veto sebagaimana lima negara anggota tetap DK PBB.

"Indonesia dapat memberikan pandangan dan ide  dalam menjaga stabilitas global. Hal ini tentunya  mengharuskan pemerintah memiliki kemandirian, kepercayaan diri dan jiwa nasionalisme yang berwawasan global agar bisa dipercaya dunia,"  terangnya.

Untuk  menunjukkan pada dunia keseriusan Indonesia menyelesaikan permasalahan Covid-19, kata Netty, pemerintah harus mendukung segala upaya  keberlangsungan riset di tanah air.

Sponsored

"Pemerintah harus mendukung ekspolarasi pengetahuan dan riset iptek untuk penemuan vaksin  oleh anak bangsa. Publik saat ini sedang menanti bagaimana kelanjutan obat Covid yang dibuat Unair,  bagaimana progres Vaksin Merah Putih? Apakah memang menjanjikan atau  hanya sebatas isapan jempol saja?" pungkasnya.

Berita Lainnya