sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Prabowo-Jokowi didorong maju pada Pemilu 2024

Hal itu dalam rangka melanjutkan kesinambungan kerja dan pembangunan nasional menuju Indonesia maju.

 Ratih Widihastuti Ayu Hanifah
Ratih Widihastuti Ayu Hanifah Sabtu, 15 Jan 2022 15:38 WIB
Prabowo-Jokowi didorong maju pada Pemilu 2024

Prabowo Subianto dan Joko Widodo didorong bersandingan dalam kontestasi Pilpres 2024. Hal itu dalam rangka melanjutkan kesinambungan kerja dan pembangunan nasional menuju Indonesia maju.

"Kami dari Sekretariat Bersama (Sekber) Prabowo-Jokowi mendorong Bapak Prabowo Subianto, sebagai calon presiden dan Bapak Joko Widodo sebagai calon wakil presiden," ungkap Ketua Koordinator Sekber Prabowo Jokowi, Gisel, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/1).

Gisel mengatakan, pada periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo pascadilantik pada 20 Oktober 2019, Indonesia setidaknya sudah menunjukkan kemajuan. Melalui pembentukan Kabinet Indonesia Maju Jilid II, para menteri di periode kedua ini sudah berupaya memberikan kinerja terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia. 

"Dengan memberikan jabatan kepada partai pendukung dan juga pada lawan politiknya, Prabowo Subianto dari Partai Gerindra sebagai Menteri Pertahanan RI. Tentu ini adalah langkah taktis, strategis, dan keputusan besar yang diambil oleh Presiden Jokowi mengonsolidasikan kekuatan dan stabilitas politik nasional, baik di dalam pemerintahan maupun di parlemen," ujar Gisel.

Meski demikian, Gisel mengakui, bahwa periode Kabinet Indonesia Maju Jilid II ini berada dalam posisi sulit dan penuh tantangan. Hantaman krisis global dan pandemi Corona telah berakibat buruk terhadap seluruh sendi-sendi kehidupan, terutama ekonomi dan kesehatan. 

"Artinya, pada periode ini adalah tahun-tahun yang sulit bagi pemerintah untuk bisa membalikkan keadaan, sehingga Indonesia mampu menjadi negara maju. Bukan hanya Indonesia, semua negara tengah berjuang untuk menyelamatkan diri dari tekanan ekonomi yang begitu dahsyat," ujarnya.

Tetapi jika dilihat dari sisi sisi permintaan, suplai hingga produksi terkendala akibat virus. Kondisi saat ini masih membutuhkan respons dari pemerintah yang cepat dan tepat. bidang kesehatan, maupun bidang ekonomi. 

“Diperlukan strategi agar Indonesia tidak jatuh dalam jurang resesi. Beruntung sampai saat ini Indonesia belum jatuh pada jurang resesi. Sedangkan, banyak negara sudah mengalami resesi, termasuk negara tetangga Singapura," kata Gisel.

Sponsored

Dalam percepatan investasi, pemerintah fokus mengevaluasi pelaksanaan perizinan berusaha dan pemberian fasilitas investasi yang dilakukan dan diberikan oleh kementerian dan lembaga.

"Dari hasil evaluasi itu kemudian lahirlah Undang-Undang Cipta Kerja atau UU Cipta Kerja. UU ini dianggap pemerintah bisa melakukan reformasi ekonomi. Sebab, saat ini regulasi terkait bisnis dan investasi terlalu rumit. Sehingga, aturan untuk mempermudah investasi perlu diatur kembali dengan tidakmempersulit, tapi memudahkan," ungkapnya

Berita Lainnya