sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Zulhas sebut PAN rugi beroposisi macam PKS, ini respons PPP

Terlalu dini untuk menyimpulkan pernyataan Ketum PAN.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Kamis, 13 Feb 2020 17:21 WIB
Zulhas sebut PAN rugi beroposisi macam PKS, ini respons PPP
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 506.302
Dirawat 64.878
Meninggal 16.111
Sembuh 425.313

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arsul Sani menyatakan, terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) akan bergabung dengan koalisi pemerintahan. Masih perlu menunggu sikap tegas dari pucuk pimpinan PAN.

Arsul merespons pernyataan Zulkfili Hasan yang kembali terpilih sebagai ketua umum PAN. Zulhas, sapaan akrabnya, menyebut PAN akan mengalami kerugian jika beroposisi seperti PKS.

"Persoalan bergulirnya isu PAN masuk ke pemerintahan itu kan berawal dari statemen Pak Zul bahwa PAN opisisi itu akan rugi. Nah apakah dengan demikian itu isyarat bahwa PAN itu ingin bergabung dengan pemerintah? Kan terlalu awal juga untuk menyimpulkan demikian," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/2).

Diterangkan Arsul, untuk bergabung dengan koalisi pemerintah sejatinya harus melalui mekanisme dan kesepakatan Presiden Jokowi. Selain itu, pertimbangan-pertimbangan juga akan diambil dari kesepakatan partai koalisi yang ada di dalamnya.

Hingga sekarang, diakui Arsul belum ada pembicaraan tersebut. Namun demikian, ia tidak ingin berandai-andai apakah kemungkinan PAN akan bergabung.

"Ya masa berandai-andai, lah wong orangnya saja belum menjelaskan kok, belum menegaskan kok," kata dia.

Sebelumnya, dalam pidato penutupan Kongres V PAN di Kendari, Zulhas memberi isyarat partai berlambang matahari itu akan berkoalisi ke pemerintah. Pasalnya, ia menilai jika PAN menjadi oposisi pemerintah seperti PKS, hal itu akan membuat PAN merugi.

“Kalau oposisi itu sudah diambil tagline-nya oleh PKS. Kalau kita ikut masuk ke situ, isu oposisi yang sudah diambil oleh itu teman kita , itu akan sangat merugikan kita. Oleh karena itu, kita mesti menentukan positioning kita kemudian. Dengan siapa kita mesti berteman," papar Zulhas.

Sponsored
Berita Lainnya