sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Revolusi akhlak Rizieq disebut antitesis revolusi mental Jokowi

Revolusi akhlak dinilai terbosan Rizieq untuk mengkritik revolusi mental.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Selasa, 10 Nov 2020 10:24 WIB
Revolusi akhlak Rizieq disebut antitesis revolusi mental Jokowi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 506.302
Dirawat 64.878
Meninggal 16.111
Sembuh 425.313

Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab (HRS) akhirnya tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sekitar pukul 9.00 WIB. HRS pulang ke Tanah Air membawa visi revolusi akhlak yang dinilai sebagai antitesis dari jargon revolusi mental Presiden Joko Widodo pada periode 2014-2019.

"HRS kembali ke Indonesia untuk menggelorakan revolusi akhlak. Revolusi akhlak dengan revolusi mental mirip-mirip. Dalam agama bisa disebut revolusi akhlak. Dan dalam konteks bermasyarakat revolusi mental," ujar pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin saat dihubungi Alinea.id, Selasa (10/11).

Namun, jelas Ujang, bisa saja gerakan revolusi akhlak merupakan terobosan HRS untuk mengkritik revolusi mental Jokowi yang dinilai gagal.

"Revolusi akhlak merupakan antitesa atas revolusi mental yang tak jelas dan tak mengubah apa-apa. Kegagalan revolusi mental Jokowi tersebut lalu dikoreksi oleh HRS dengan revolusi akhlaknya," bebernya.

Menurutnya, revolusi akhlak yang digaungkan Rizieq dan FPI terkait dengan kondisi politik saat ini, yakni munculnya oligarki dan politik dinasti.

"Akhlak elite dan rakyat Indonesia sedang rusak dan sakit. Kita sedang hidup di tengah zaman di mana kerusakan moral sudah tercemar. Jadi memang butuh revolusi akhlak. Untuk memperbaiki akhlak elite dan rakyak Indonesia," ungkapnya.

Revolusi akhlak, jelas Ujang, ditujukan untuk memperbaiki kondisi bangsa yang sudah carut-marut.

"Kegagalan revolusi mental dinilai terjadi di hampir semua bidang. Hukum bisa dipermainkan, korupsi merajalela, dan kehidupan jadi rusak," pungkasnya.

Sponsored

Untuk diketahui, berdasalkan pantauan via Front TV, pesawat yang ditumpangi HRS baru saja tiba di Bandara Internasional Soetta. Pesawat imam besar FPI lepas landas dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah sekitar 23.30 WIB semalam. Kedatangan HRS disambut ribuan massa simpatisan pimpinan Front Pembela Islam tersebut.

Berita Lainnya