logo alinea.id logo alinea.id

Rizieq Shihab masih tak terima Prabowo-Sandi kalah di Pilpres 2019

Rizieq minta Ijtimak Ulama IV selidiki pelanggaran hak asasi manusia selama Pilpres 2019.

Christian D Simbolon
Christian D Simbolon Senin, 05 Agst 2019 15:21 WIB
Rizieq Shihab masih tak terima Prabowo-Sandi kalah di Pilpres 2019

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab masih meyakini pasangan Prabowo-Sandi pemenang Pilpres 2019. Menurut Rizieq, kemenangan Prabowo-Sandi dan umat Islam 'dirampok' karena pemilu dicurangi. 

"Kita nyatakan yakin bahwa umat telah memenangkan Pilpres 2019. Tapi, kemenangan umat tersebut dirampas secara zalim dengan cara licik dan curang yang sistematis, terstruktur, masif, dan brutal," ujar dia dalam rekaman suara yang diputar di Ijtimak Ulama IV di Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (5/8). 

Ijtimak Ulama IV disiarkan langsung secara streaming di kanal Front TV di Youtube. Kepada para ulama yang hadir di acara tersebut, Rizieq berpesan agar mereka membahas pelanggaran hak asasi manusia (HAM) selama gelaran Pilpres 2019 berlangsung.

"Kezaliman dan ketidakadilan, segala pelanggaran HAM yang terjadi sebelum Pilpres 2019, maupun saat berlangsungnya pilpres, hingga pascapilpres sudah semestinya menjadi perhatian khusus dalam Ijtimak Ulama IV saat ini," kata Rizieq. 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan pasangan Jokowi-Ma'ruf sebagai capres-cawapres terpilih dalam Pilpres 2019 pada akhir Mei lalu. Pasangan Jokowi-Ma'ruf ditetapkan sebagai pemenang setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo-Sandi. 

Hasil rekapitulasi KPU menunjukkan pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul jauh dengan perolehan suara 85.607.362 suara atau 55,50% dari total suara sah yang masuk. Sisa suara digaet pasangan Prabowo-Sandi. 

Lebih jauh, Rizieq mengapresiasi peran Ijtimak Ulama yang mampu meningkatkan partisipasi pemilih Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Namun demikian, ia mengatakan, tugas Ijtimak Ulama belum selesai. 

Menurut dia, Ijtimak Ulama masih punya tugas berat untuk menegakkan politik syariat. "Ijtimak Ulama harus menegakkan politik syariat yang mengusung semangat keadilan dan kemanusian, bukan bicara terkait politik praktis," kata dia. 

Sponsored

Rizieq saat ini masih mengasingkan diri di Arab Saudi. Pada Februari 2018, Rizieq bersama keluarganya umrah ke Arab Saudi. Ketika itu, Rizieq berstatus sebagai tersangka dalam kasus penyebaran percakapan pornografi.