sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

SBY jawab tudingan dalangi demo UU Ciptaker

SBY tegaskan tak punya niat tunggangi demo UU Cipta Kerja.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Senin, 12 Okt 2020 20:07 WIB
SBY jawab tudingan dalangi demo UU Ciptaker
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 404.048
Dirawat 60.569
Meninggal 13.701
Sembuh 329.778

Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY menjawab tudingan sejumlah pihak bahwa Partai Demokrat mendalangi gerakan mahasiswa untuk menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) yang disahkan DPR pada 5 Oktober lalu.

"Itu tuduhan tidak berdasar. Andai kata saya punya kemampuan menggerakkan gerakan massa yang begitu luas di Tanah Air kemarin. Andai kata saya punya uang untuk menggerakkan aksi-aksi seperti itu, saya juga nggak punya niat," kata SBY dalam video "Bincang Ngobrol Santai Perkembangan Terkini" di Channel YouTube-nya yang diunggah pada Senin (12/10).

Presiden ke-6 RI itu menegaskan tidak pernah terpikir untuk menggerakkan sesuatu yang tidak patut dilakukan.

"Kalau itu (demo) dianggap ditunggangi oleh orang seperti saya, digerakkan, dikasih uang, mereka (pedemo) merasa terhina, merasa dihina. Memfitnah itu mempermainkan kebenaran," beber dia menjawab pertanyaan peserta bincang santai tersebut yang digelar 11 Oktober kemarin.

Pendiri Partai Demokrat ini mengajak anak bangsa untuk menghindari fitnah sebagai umat beriman.

"Mempermainkan kebenaran sama dengan mempermainkan Tuhan," ujarnya. 

Dia berharap kondisi negara makin kondusif dan fitnah tidak makin berkembang meluas.

"Saya prihatin makin berkembang seperti ini, tetapi yang jelas lagi-lagi saya harus bersabar," imbuhnya.

Sponsored

Sebelumnya, Partai Demokrat menyabut fitnah dan berita bohong dilancarkan oleh akun-akun buzzer seperti @digeeembok, untuk mendiskreditkan partai tersebut ihwal aksi besar buruh dan mahasiswa di seluruh Indonesia yang menolak UU Ciptaker 8 Oktober 2020.

Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan menyatakan, cuitan terkait inisiasi dan pembiayaan aksi tolak UU Ciptaker tidak berdasar. 

"Bahwa pernyataan aksi dan gerakan besar penolakan UU Ciptaker 8 Oktober 2020, diinisiasi dan didanai Partai Demokrat atau Cikeas, adalah pernyataan fitnah dan hoaks, serta tidak berdasar," ujar Ossy, dalam keterangannya, Jumat (9/10).

Pernyataan tersebut, dinilai telah melecehkan kaum buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat lain yang murni menyuarakan penolakan UU Ciptaker dengan turun di jalan.

"Jika ada pihak-pihak yang melancarkan fitnah dan tuduhan yang tidak berdasar terhadap Partai Demokrat, maka kami akan menempuh jalur hukum," katanya.

Berita Lainnya