logo alinea.id logo alinea.id

Sekjen Muhammadiyah sebut Prabowo sudah siap bertemu Jokowi

Jusuf Kalla disebut sebagai orang yang cocok sebagai mediator pertemuan Jokowi dan Prabowo.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Selasa, 28 Mei 2019 22:12 WIB
Sekjen Muhammadiyah sebut Prabowo sudah siap bertemu Jokowi

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mui, menyebut calon presiden nomor 02, Prabowo Subianto sudah siap bertemu dengan calon presiden petahana, Joko Widodo. Pihaknya mendukung adanya pertemuan antara kedua capres tersebut untuk mendinginkan suasana pascapenetapan hasil Pemilu 2019.

Selain menenangkan situasi pascapilpres, pertemuan antara tokoh bangsa Joko Widodo dan Prabowo Subianto disebutnya sebagai solusi bagi bangsa Indonesia guna merajut kembali kebersamaan dan  persatuan. Karena itu, diharap keduanya melihat Indonesia sebagai kepentingan bersama.

Menurut Abdul, jika keduanya masih belum ada kesempatan untuk melakukan pertemuan maka bisa lewat mediator. Wakil Presiden Jusuf Kalla dinilai sebagai orang yang tepat untuk menjadi mediator antara pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto.  

“Pak Jusuf Kalla (JK) saya rasa cocok untuk menjadi mediator,” kata Abdul dalam sebuah acara buka bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta pada Selasa, (28/5).

Terlebih, kata Abdul, saat ini Jusuf Kalla sudah tidak lagi ada kepentingan politik. Mengingat, masa jabatannya sebagai wakil presiden akan berakhir pada Oktober 2019. Juga JK pun sudah tak bisa lagi mencalonkan diri sebagai wakil presiden untuk pemilu yang akan datang. 

“Kalau mediasi tersebut dapat dilakukan, hal ini akan menjadi oase bagi masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Saya mendapat informasi Pak Prabowo juga sudah siap (bertemu Jokowi),” ucap Abdul.

Menurut Abdul, sosok Prabowo Subianto sendiri tidak perlu diragukan lagi soal nasionalismenya. Apalgi, Ketua Umum Partai Gerindra itu bekas prajurit TNI yang sangat andal. Demikian juga dengan Joko Widodo. 

Karena masing-masing individu memiliki kecintaan yang besar pada Indonesia, Abdul menambahkan, pertemuan antara keduanya hanya tinggal masalah waktu. “Paling-paling yang menjadi tantangan hanya pada orang-orang di sekitarnya,” ucapnya.

Sponsored

Abdul menyebut, beberapa orang-orang di sekitar Joko Widodo dan Prabowo Subianto masih ada yang belum menerima. Namun, secara pribadi Abdul menilai keduanya merupakan nasionalis sejati. “Mereka akan berkorban demi persatuan dan kesatuan bangsa dengan jiwa besar," ucapnya.

Pihaknya pun berharap pertemuan antara Jokowi dan Prabowo bisa segera terwujud sebelum hari raya Idul Fitri. Menurutnya, pertemuan antara kedua tokoh bangsa ini tidak harus mengambil suatu keputusan yang bersifat politik. “Mereka bisa bertemu saja itu sudah baik,” kata Abdul.