sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Surya Paloh dorong evaluasi draf RUU Omnibus Law

DPR diharap mengembalikan beberapa draf RUU Omnibus Law yang menuai kritik.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Senin, 09 Mar 2020 17:56 WIB
Surya Paloh dorong evaluasi draf RUU Omnibus Law
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 76981
Dirawat 36636
Meninggal 3656
Sembuh 36689

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh meminta agar poin-poin yang termaktub dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja (Cipker) dan Perpajakan dapat dievaluasi ulang. Terkhusus beberapa ketentuan yang menuai kritik masyarakat.

Hal tersebut, kata Paloh, telah dikomunikasikan dengan Ketua Umum Golkar sekaligus Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pertemuannya di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat.

"Nah kami mempunyai kesepakatan terlepas beberapa pasal yang dianggap masih kontroversial, ini segera untuk kembali dievaluasi ulang," terang Paloh usai pertemuan, Senin (9/3).

Paloh berharap, DPR terlebih dahulu bisa mengembalikan beberapa draf Omnibus Law yang menuai kritik agar evaluasi ini bisa segera dilakukan, sehingga RUU Omnibus Law Cipker dan Perpajakan bisa disahkan sesuai target pemerintah.

Ditegaskan Paloh, sebagai otokritik, pemerintah seyogianya juga bisa melihat berbagai macam rekasi masyarakat akan beberapa ketentuan RUU Omnibus Law. Banyak masyarakat yang mengkritisi hal tersebut, dan pemerintah wajib mendengarkan dalam rangkan mengindahkan perbedaan atau demokrasi.

Namun demikian, ia juga mengimbau kepada elemen masyarakat agar memahami niat baik pemerintah. Bagi Paloh, dalam konteks RUU Omnibus Law, kepentingan nasional harus dikedepankan.

"Pasal-pasal diinterpretasikan oleh sejumlah kalangan. Biasa, ada rancangan, draf, siapa utak-atik lalu tersosialisasikan begitu serampangan akibatnya dia menghakimi. Ini cuti hamil dihambat, ini rusak. Ya masyarakat marah. Tapi ketika dibaca ulang hasilnya bukan seperti itu. Mengapa kita harus permasalahkan? Artinya tidak mungkin bagi Golkar dan NasDem serta teman-teman lain untuk membuat suasana yang susah bertambah susah," sambung Paloh.

Sementara itu, Airlangga Hartarto mengaku sepakat dengan apa yang disampaiakan oleh Paloh. Menurutnya, Golkar dan NasDem, memiliki semangat dan pikiran yang sama.

Sponsored

Airlangga menegaskan, lantaran RUU Omnibus Law telah menjadi salah satu program prioritas pemerintah, Golkar dan NasDem akan mengawalnya sebaik mungkin.

Berita Lainnya