sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Taufik: Parpol harus dikuasai masyarakat Betawi

Masyarakat Betawi harus berani tawarkan tokoh-tokohnya ke partai politik.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Kamis, 24 Des 2020 08:56 WIB
Taufik: Parpol harus dikuasai masyarakat Betawi

Masyarakat Betawi sebaiknya melakukan gerakan sistematis untuk melahirkan tokoh-tokoh Betawi yang bisa ditawarkan kepada partai politik, terkhusus untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2022.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik dalam diskusi daring bertajuk 'Kepemimpinan Masyarakat Betawi: Organisasi Kemasyarakatan, Partai Politik, dan Birokrasi' pada Rabu (23/12).

"Partai politik adalah kereta untuk mengantarkan seseorang menjadi pemimpin di daerah. Maka itu, parpol harus dikuasai oleh masyarakat Betawi. Tokoh-tokoh Betawi hadir di semua parpol dan memiliki peran kunci di sana. Kuasailah parpol," ujar Ketua Dewan Penasihat DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu.

Menurutnya, partai politik pasti tertarik kepada tokoh-tokoh Betawi bila tokoh tersebut memiliki massa atau basis masyarakat pendukung besar. Apalagi, sambung dia, sejatinya kegiatan pilkada membutuhkan tokoh yang menguasai massa dengan baik.

"Hal ini mesti menjadi perhatian serius para tokoh Betawi bila ingin maju menjadi pemimpin di daerah," beber Taufik.

Untuk itu, lanjut dia, masyarakat Betawi melalui organisasi-organisasi masyarakat (ormas) seperti Gerbang Betawi (GB) harus banyak melakukan diskusi secara sistematis guna melahirkan rekomendasi-rekomendasi.

Misalnya, lanjut Taufik, ormas GB bisa merekomendasikan tokoh-tokoh Betawi yang akan diantarkan ke berbagai parpol yang memenuhi syarat secara Undang-Undang dan menarik bagi masyarakat Jakarta.

"Saya melihat banyak tokoh Betawi potensial, tapi cara yang dilakukannya belum sistematis. Coba hitung orang Betawi di parpol, masih sedikit. Padahal Jakarta hanya satu pemilihan; gubernur," pungkasnya.

Sponsored

Untuk diketahui, sensus Penduduk 2020 BPS menyebutkan, populasi penduduk Betawi mencapai 6,8 juta jiwa atau setara 2,88% dari populasi Indonesia. Sekitar 2,7 juta tinggal di DKI Jakarta, sedangkan sisanya tersebar di Banten dan Jawa Barat.

Berita Lainnya