logo alinea.id logo alinea.id

Zulkifli Hasan sudah prediksi koalisi Prabowo-Sandi bubar

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengaku sudah mengetahui arah Koalisi Indonesia Adil dan Makmur akan dibubarkan.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Sabtu, 06 Jul 2019 04:35 WIB
Zulkifli Hasan sudah prediksi koalisi Prabowo-Sandi bubar

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengaku sudah mengetahui arah Koalisi Indonesia Adil dan Makmur akan dibubarkan jauh sebelum pengumuman oleh Calon Presiden 02 Prabowo Subianto.

"Saya sudah ketemu Pak Prabowo tiga kali. Empat kali malah di tiga minggu sebelum Pak Prabowo mengumumkan pada kita. Sebelum keputusan MK juga, Pak Prabowo mengatakan 'Pak Zul setelah putusan MK maka koalisi berakhir'. Itu tiga minggu sebelum putusan MK," kata Zulkifli Hasan, saat memberikan sambutan dalam acara bertajuk "Halal Bi Halal Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)," di Hotel Westin, Jakarta Selatan, Jumat (5/7).

Bahkan, Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan mengaku, tidak hanya sekali pimpinan Partai Gerindra itu menyampaikan ihwal Koalisi Indonesia Adil dan Makmur akan dibubarkan kepada dirinya. Kala itu, Prabowo Subianto juga menyampaikan arah koalisinya kepada Ketua Umum Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) Sohibul Iman.

"Saat bertemu dengan saya dan Pak Sohibul Iman, juga Pak Prabowo mengatkaan, 'Pak Zul setelah putusan MK maka koalisi berakhir otomatis dengan sendirinya," tutur Zulhas, sambil menirukan ucapan Prabowo Subianto.

Karena sudah mengetahui arah koalisi, hal itu yang menjadi dalih Zulhas, tidak menghadiri pengumuman pembubaran Koalisi Indonesia Adil Makmur pada 28 Juni di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan.

"Saat pengumuman saya malah enggak datang, karena saya sudah tahu akhir pembicaraan. Waktu itu, saya diwakili oleh Pak Sekjen," kata Zulhas.

Kendati demikian, menurut Zulhas, saat ini partai yang tergabung dalam koalisi tersebut sudah dalam posisi masing-masing. Menurutnya koalisi tersebut hanya sampai batas Pilpres.

"Sekarang kita kembali ke partai masing-masing. Tentu ini kembali ke cita-cita Indonesia merdeka. Kalau pemerintah bagus tentu didukung kalau tidak ya dikritik. Saya kira itu posisi kami," ucap dia.

Sponsored

Lebih jauh, Zulhas berharap agar pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dapat membawa perubahan Indonesia ke arah yang jauh lebih baik.

"Bisa bawa kemajuan. Itu cita-cita kita, cita-cita ICMI, cita-cita partai agar Indonesia maju dan sejahtera," ujar Zulhas.