sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Corona cetak rekor, kematian di Jawa Barat tambah 16 kasus

Jumlah kasus kematian karena virus corona (Covid-19) mencetak rekor. Jumlah penambahannya mencapai 171 orang.

Lismei Yodeliva
Lismei Yodeliva Kamis, 10 Des 2020 16:05 WIB
Corona cetak rekor, kematian di Jawa Barat tambah 16 kasus

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, jumlah pasien positif Covid-19 bertambah 6.058 orang, sehingga total jumlah pasien Covid-19 tembus 592.900. Sedangkan jumlah yang sembuh mencapai 487,445 orang. Jumlah ini bertambah 3.948.

Lalu bagaimana dengan kasus kematian akibat Covid-19? Satgas mencatat, jumlahnya 18.171. Jumlah itu naik 171 orang. Angka penambahan memecahkan rekor dibandingkan 27 dan 29 November lalu, yaitu 169 orang.

Sebarannya pun terbilang hanya di wilayah itu-itu saja. Yakni, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Adapun klasifikasinya, Jawa Timur dengan catatan 39 kasus, Jawa Tengah 37 kasus, DKI Jakarta 18 kasus, lalu disusul Jawa Barat 16 kasus. Sehingga total kematian keseluruhan di Jawa Timur mencapai 4.705 kasus, DKI 2.864 kasus, Jawa Tengah 2.513 kasus, dan Jawa Barat 993 kasus.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta, kepala daerah mencatat peningkatan angka kematian untuk mengevaluasi penanganan pasien di fasilitas kesehatan masing-masing. Segera petakan masalah yang menghambat upaya penanganan dan segera cari jalan keluarnya.

BACA JUGA

    Jika terdapat kendala yang cukup sulit, segera koordinasikan ke pemerintah pusat, kata Wiku di YouTube Sekretariat Presiden, kemarin. Meski demikian, menurut Wiku, angka kematian Covid-19 pada periode 30 November sampai 6 Desember 2020 menurun hingga 10,3 persen. Angka kematian pada pekan ini mengalami penurunan 10,3 persen, yaitu dari 912 menjadi 818 kematian dalam satu minggu.

    Perhitungan waktu yang sama juga dialami pada kasus kesembuhan. Naik 1,8 persen dari pekan sebelumnya 27.179 kasus sembuh, menjadi 27.662 orang pada periode 30 November sampai 6 Desember 2020. Angka kumulatif kesembuhan di tingkat nasional pada pekan ini mengalami kenaikan dibandingkan pekan sebelumnya sebesar 1,8 persen, katanya.

    Bagaimana tanggapan Komisi IX DPR? Mereka mendorong pemerintah untuk lebih masif lagi mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan. Karena semua penyakit itu mengerikan. Begitu juga Covid-19. Sekecil apapun kematian akibat Covid tetap itu nyawa manusia. Jadi, tetap mengerikan, kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh kepada Rakyat Merdeka.

    Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengatakan, wilayah yang belum mampu menekan penyebaran Covid-19, maka angka kematiannya akan terus meningkat. Semua wilayah di Indonesia masih kewalahan memutus rantai penyebaran Covid-19.

    Sponsored

    Sama dengan data testing yang minim dan terlihat dari tingginya tes positivity rate nasional sejak awal pandemi, kata Dicky melalui pesan singkat kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

    Kata dia, suatu negara bisa dikatakan berhasil apabila mampu menolkan angka kematian akibat Covid. Sebab, indikator akhir yang menggambarkan bahwa situasi sudah sangat serius adalah jumlah kematian. Indonesia sudah sangat mengerikan.

    Sejumlah negara yang berhasil mengendalikan pandemi itu lantaran sejak awal telah melakukan strategi 3T; testing, tracing, treatment, dan isolasi karantina secara masif dan konsisten. Kegagalan dalam melakukan upaya 3T akan menyebabkan semakin banyak korban sakit dan kematian.

    Terkait masuknya vaksin Sinovac ke Tanah Air, Dicky mengatakan, vaksin bukan akhir dari pandemi Covid-19. Masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

    Covid-19 Covid-19
    Lismei Yodeliva
    Lismei Yodeliva