sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi ajak masyarakat perangi terorisme

Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat  memerangi terorisme.

Alika Naila Putri
Alika Naila Putri Kamis, 10 Okt 2019 18:07 WIB
Jokowi ajak masyarakat perangi terorisme

Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat  memerangi terorisme. Sedangkan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan sel-sel kelompok radikal di Indonesia masih berjalan.

Pernyataan tersebut menanggapi penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto di Alun-alun Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10).

"Kepada seluruh masyarakat kami ajak bersama-sama untuk memerangi radikalisme, memerangi terorisme yang ada di Tanah Air kita," kata Jokowi usai membesuk Wiranto di RSPAD Gatot Subroto.

Wiranto tersungkur setelah ditusuk menggunakan pisau. Ia menderita luka di perut. Korban lainnya adalah Fuad, ajudan Wiranto dan Kapolsek Menes Kompol Dariyanto.

BACA JUGA

    Jokowi memerintahkan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menangkap pelaku dan mengusut tuntas kasus ini.

    Sedangkan Jusuf Kalla menganggap penyerangan terhadap Wiranto sebagai peringatan bahwa radikalisme di Indonesia masih hidup. "Itu berarti bahwa sel-sel dari kelompok-kelompok radikal itu masih tetap jalan."

    Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan menduga penusuk Wiranto ada kaitannya dengan lima orang yang ditangkap di Bekasi karena merencanakan pengeboman.

    Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bidang Pertahanan dan Keamanan Yaqut Cholil Qoumas  menilai penusukan Wiranto adalah upaya membuat masyarakat takut. Karena itu, dia berharap negara bisa segera menangkap pelaku dan orang-orang yang terlibat.

    Sponsored

    "Segera ungkap dan bongkar sejelas-jelasnya karena ini sebenarnya sangat membahayakan bangsa Indonesia," ujarnya.

    Wiranto Wiranto
    Penusukan Penusukan
    Julius Abner Azel
    Julius Abner Azel