sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Karakter kepemimpinan Bamsoet dan Airlangga berbeda

Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo atau biasa disapa Bamsoet punya karakter kepemimpinan berbeda.

Alika Naila Putri
Alika Naila Putri Kamis, 14 Nov 2019 10:58 WIB
Karakter kepemimpinan Bamsoet dan Airlangga berbeda

Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo atau biasa disapa Bamsoet punya karakter kepemimpinan berbeda. Airlangga yang saat ini menjabat menteri dinilai lebih elitis, sedangkan Bamsoet, Ketua MPR RI, lebih membumi, terbuka dengan semua kalangan.

Airlangga dan Bamsoet disebut-sebut akan bertarung memperebutkan kursi ketua umum Partai Golkar di Munas 6 Desember 2019. Perbedaan karakter ini bisa menjadi pertimbangan pemilik suara dalam memilih ketua umum Golkar.

“Bisa dilihat bahwa Pak Airlangga itu pergaulannya terbatas, hanya di tingkat elite saja dan tidak mengakar. Bamsoet dalam situasi politik sangat dinamis, lebih adaptif ketimbang Airlangga. Bahkan, pergaulan Bamsoet itu lebih mengakar,” kata Direktur Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, Kamis (14/11).

Ujang menilai karakter kedua tokoh tersebut berdasarkan kepemimpinan mereka, baik di Golkar maupun di saat memimpin lembaga negara. "Indikator penilaian saya adalah ketika mereka menjadi elite di Golkar atau pejabat di lembaga Negara."

BACA JUGA

    Partai Golkar akan melaksanakan Munas pada 4-6 Desember di Jakarta. Salah satu agenda penting dalam Munas adalah pemilihan ketua umum. Ujang berharap, Munas Golkar tahun ini melahirkan pemimpin yang lebih inklusif, karena demokrasi Indonesia semakin berkembang dan maju.

    "Tentunya dinamika politik ke depan akan semakin dinamis dan lebih terbuka lagi," tutup Ujang.

    Bamsoet belum secara resmi mendeklarasikan diri akan maju sebagai calon ketua umum Golkar. Tetapi, dalam beberapa kesempatan sinyal-sinyal ia akan bersaing dengan Airlangga muncul. Bamsoet melihat  sebagian besar kader Golkar menginginkan perubahan di internal pengurusan partai.

    "Banyak pimpinan daerah Partai Golkar dan kader-kader Partai Golkar di akar rumput itu merasakan bahwa tata kelola partai hari-hari ini semakin menyimpang dan jauh dari harapan," kata Bamsoet dikutip dari suara.com.

    Sponsored
    Golkar Golkar
    Julius Abner Azel
    Julius Abner Azel