sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Vaksinasi Nasional Covid-19, penanganan KIPI ditanggung Pemerintah

Permenkes Nomor 18/2021 menyatakan, pemerintah juga bertanggung jawab dalam membiayai penanganan KIPI.

Lismei Yodeliva
Lismei Yodeliva Jumat, 18 Jun 2021 20:50 WIB
Vaksinasi Nasional Covid-19, penanganan KIPI ditanggung Pemerintah

Penanganan yang membutuhkan pengobatan dan perawatan di faskes akan disesuaikan dengan indikasi medis dan protokol pengobatan. Untuk pembiayaannya ditujukan pada peserta aktif dan non-aktif dari JKN dengan pelayanan kesehatan yang akan diberikan setara dengan kelas tiga Program Jaminan Kesehatan Nasional. Jika menginginkan pelayanan di atas kelas tiga atas keinginan sendiri maka selisih biaya ditanggung oleh yang bersangkutan.

Pemerintah bakal menanggung biaya penanganan KIPI terkait vaksinasi virus korona. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, hal itu berlaku bagi semua program vaksinasi Covid-19, baik yang melalui program pemerintah maupun vaksinasi gotong royong. "Itu berlaku untuk semua program vaksinasi," kata Wiku

Wiku mengatakan, penanganan KIPI akibat vaksinasi Covid-19 diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 18 Tahun 2021. Dalam Pasal 36 Ayat (1) permenkes itu disebutkan bahwa tindakan yang dilakukan terhadap seseorang yang diduga mengalami KIPI akan disesuaikan dengan indikasi medis.

"Penanganan yang membutuhkan pengobatan dan perawatan di fasilitas kesehatan akan disesuaikan dengan indikasi medis dan protokol pengobatan," ujar dia.

BACA JUGA

    Kemudian, pada Ayat (2) pasal yang sama dikatakan, pembiayaan pelayanan kesehatan KIPI terdiri dari dua mekanisme. Pertama, untuk peserta program jaminan kesehatan nasional (JKN) aktif, pembiayaan ditanggung melalui JKN.

    "Untuk peserta program Jaminan Kesehatan Nasional nonaktif dan selain peserta program Jaminan Kesehatan Nasional didanai melalui mekanisme pendanaan lain yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang keuangan negara," demikian bunyi Pasal 36 Ayat (2) Huruf b Permenkes 18/2021.

    Dalam melaksanakan program vaksinasi Covid-19, kata Wiku, pemerintah berupaya mencapai target yang telah ditentukan, baik dari segi jumlah masyarakat yang divaksin maupun kecepatan vaksin per hari. Presiden Joko Widodo pun berulang kali telah menyampaikan target suntikan satu juta vaksin per hari mulai Juli 2021.

    "Pemerintah optimis akan mencapai target vaksinasi yang sudah ditetapkan," kata Wiku.

    Sponsored

    Pemerintah melaporkan, hingga Kamis (17/6/2021) pukul 12.00 WIB, jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi Covid-19 dosis kedua mencapai 11.963.130 orang. Sementara itu, jumlah yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 21.999.256 orang. Pemerintah menargetkan program vaksinasi Covid-19 mampu menjangkau 40.349.049 penduduk Indonesia.

    Covid-19 Covid-19
    Lismei Yodeliva
    Lismei Yodeliva