sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Perencanaan arus kas penting untuk kelangsungan bisnis

Laporan arus kas menjadi indikator penting dalam menentukan kesehatan suatu bisnis.

Alika Naila Putri
Alika Naila Putri Kamis, 03 Okt 2019 13:55 WIB
Perencanaan arus kas penting untuk kelangsungan bisnis

Laporan arus kas menjadi indikator penting dalam menentukan kesehatan suatu bisnis. Menurut makalah dari Bank of America, bisnis yang punya perencanaan arus kas bulanan memiliki tingkat kelangsungan hidup sebesar 80%, dibandingkan dengan 36% bagi usaha yang merencanakan secara tahunan.

Arus kas yang lancar sangat memengaruhi kelayakan kredit suatu bisnis. Dengan laporan keuangan yang sehat, pengusaha akan lebih mudah mengajukan pinjaman modal usaha.

“Setiap pengusaha tentunya memiliki keinginan untuk terus mengembangkan bisnisnya. Dengan arus kas yang lancar, kondisi keuangan bisnis dapat terekam dan terkontrol dengan baik,” kata Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya saat menjadi pembicara dalam forum diskusi bertema Jaya Business Talk: Kiat Melancarkan Arus Kas Bisnis.

Turut hadir di acara ini adalah Ketua Umum BPD HIPMI Jaya Afifuddin Kalla dan Ketua Umum HIPMI BPC Jakarta Barat Basuki Surodjo. Kegiatan ini diikuti para pengusaha muda yang merupakan anggota HIPMI Jaya dari berbagai bidang industri.

BACA JUGA

    Namun, lanjut Reynold, menjaga kelancaran arus kas bukan pekerjaan mudah, terlebih lagi ketika bisnis dihadapkan pada keterlambatan pembayaran oleh konsumen. Salah satu cara untuk memastikan arus kas tetap sehat adalah dengan memiliki modal usaha.

    Dalam kesempatan itu, Afifuddin Kalla mengatakan perkembangan teknologi, khususnya dalam industri finansial, sangat mendukung pengusaha dalam mengembangkan bisnis. Menurutnya, HIPMI Jaya mengapresiasi Modalku sebagai perusahaan FinTech yang telah menunjukkan dukungannya dalam memberikan solusi akses modal usaha yang tentunya sangat bermanfaat bagi anggota HIPMI Jaya.

    “HIPMI Jaya juga memiliki strategi untuk mengimplementasikan teknologi digital untuk meningkatkan sinergi antar anggota. Perkembangan teknologi ini tentunya perlu diaplikasikan juga dalam perjalanan bisnis setiap anggota kami, seperti dalam mendapatkan modal usaha,” katanya.

    Setiap pengusaha yang berpotensi layak mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk mengembangkan bisnisnya. Kurangnya akses terhadap permodalan disebut sebagai tantangan utama yang dihadapi pengusaha. Selain itu, menurut penelitian dari Ewing Marion Kauffman Foundation, pengusaha yang tidak memiliki agunan atau jaminan serta laporan arus kas yang lancar akan mengalami keterbatasan akses terhadap modal usaha.

    Sponsored

    Salah satu solusi dari Modalku untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menghadirkan produk Invoice Financing di mana pengusaha bisa menggunakan invoice atau tagihan yang belum terbayar sebagai dokumen utama dalam mengajukan pinjaman, sekaligus menjadi agunan. Proses Invoice Financing yang cepat menjadikan pinjaman ini cocok bagi usaha yang perlu segera melancarkan arus kas, khususnya bisnis yang bergantung pada piutang yang dibayarkan oleh konsumen/klien.

    Modalku menyediakan layanan P2P lending, di mana peminjam (UMKM yang berpotensi) bisa mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan hingga Rp2 miliar yang didanai oleh pemberi pinjaman platform (individu atau institusi yang mencari alternatif investasi) melalui pasar digital. Di Asia Tenggara, Modalku beroperasi di Indonesia, juga di Singapura dan Malaysia di bawah nama Funding Societies | Modalku.

    bisnis bisnis
    HIPMI Jaya HIPMI Jaya
    Keuangan Keuangan
    Julius Abner Azel
    Julius Abner Azel