sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Perlu sosialisasi Vaksin Novavax

Vaksin Covid-19 Novavax akan menjadi salah satu vaksin yang akan digunakan dalam program vaksinasi nasional.

Lismei Yodeliva
Lismei Yodeliva Jumat, 21 Mei 2021 18:35 WIB
Perlu sosialisasi Vaksin Novavax

Berdasarkan penjelasan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Indonesia akan kedatangan Novavax dan Pfizer pada  Juni dan Juli 2021. Dua vaksin tersebut akan digunakan untuk vaksinasi Covid-19 program pemerintah. Novavax diproduksi oleh perusahaan bioteknologi bernama Novavax, yang berbasis di Maryland, Amerika Serikat.

Perusahaan ini bergerak di bidang peningkatan kesehatan global melalui penelitian, pengembangan, dan pemasaran vaksin-vaksin baru untuk mencegah terjadinya penyakit akibat infeksi serius. Selain vaksin untuk Covid-19, Novavax yang sudah berkecimpung di bidang ini selama lebih dari satu dekade, telah membuat sejumlah vaksin untuk virus-virus yang membawa penyakit mematikan, di antaranya adalah Ebola, MERS, dan SARS.

BACA JUGA

    Berdasarkan sejumlah uji coba yang telah dilakukan, tingkat keefektifannyha diklaim mencapai 96 persen. Novavax melaporkan hasil awal uji coba yang dilakukan, tingkat keefektifannya lebih dari 89 persen. Akan tetapi, berdasarkan hasil uji coba di Afrika Selatan, kandidat vaksin ini menunjukkan tingkat efektivitas yang jauh lebih rendah terhadap varian virus 501.V2 atau varian Afrika Selatan, yakni berkisar  50-60 persen.

    Cara kerja Vaksin Novavax, saat disuntikkan ke dalam tubuh, Novavax membuat virus tidak bisa memasuki sel dan infeksinya akan diblokir. Selain itu, vaksin ini juga akan memicu perlindungan lain dengan cara menghancurkan sel yang telanjur terinfeksi. Jadi, ketika virus corona menyerang, sel pembawa antigen akan mengaktifkan sel kekebalan yang disebut sel T pembunuh. Dengan demikian, tubuh dapat mengenali sel yang terinfeksi virus corona dan menghancurkannya sebelum mereka bereproduksi dan menghasilkan virus baru.

    Sponsored

    Sebuah hasil penelitian baru yang dirilis Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menunjukkan bukti tentang keefektifan vaksin Covid-19 yang dikembangkan dengan teknologi mRNA. Studi ini mengamati  tenaga kesehatan (nakes) di 33 lokasi di 25 negara bagian di Amerika Serikat. Dari sana ditemukan satu dosis vaksin Pfizer-BioNTech atau Moderna 82 persen efektif melawan gejala infeksi.

    Di samping itu, efektivitas vaksin juga meningkat hingga 94 persen setelah pemberian dosis yang kedua. Vaksin mRNA sangat efektif dalam mencegah gejala Covid-19 di antara tenaga kesehatan. Cakupan vaksinasi yang tinggi bagi nakes dan populasi umum sangat penting untuk mencegah Covid-19.

    Ini menunjukkan bahwa vaksinasi lengkap sangat disarankan karena pemberian dosis pertama vaksin itu belum cukup melindungi. Apabila masyarakat sudah menerima vaksin secara penuh atau lengkap itu akan jauh lebih efektif dalam menurunkan risiko Covid-19, baik untuk mencegah perawatan maupun kematian. Untuk itu pemerintah harus lebih baik dalam mensosialisasikan pemberian vaksin agar lebih mudah dimengerti dan diterima masyarakat secara umum.

    Covid-19 Covid-19
    Lismei Yodeliva
    Lismei Yodeliva