sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Polisi mintai keterangan keluarga penusuk Wiranto

Polisi meminta keterangan keluarga penusuk Wiranto di Jalan Alfakah V, Desa Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Medan.

Alika Naila Putri
Alika Naila Putri Kamis, 10 Okt 2019 16:30 WIB
Polisi mintai keterangan keluarga penusuk Wiranto

Polisi meminta keterangan keluarga penusuk Wiranto di Jalan Alfakah V, Desa Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Medan. Keluarga yang diperiksa adalah kakak ipar pelaku.
 
Kapolsek Medan Labuhan AKP Edi Safari memimpin proses pengambilan keterangan dari keluarga pelaku. 

Wiranto ditusuk pasangan suami istri di depan Gerbang Lapangan Alun-alun Menes, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, pukul 11.55 WIB, Kamis (10/10).

BACA JUGA

    Wiranto menderita luka di perut. Kejadian ini juga melukai Fuad, ajudan Wiranto dan Kapolsek Menes Kompol Dariyanto. Saat ini, Wiranto dirawat di RSPAD Gatot Subroto.

    Penusukan terhadap Wiranto diharapkan tidak dikaitkan dengan agama tertentu. Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas mengatakan tidak ada agama yang membenarkan kekerasan.

    Sponsored

    "Jangan ada yang mengaitkan dengan Islam. Karena Islam adalah agama damai, rahmat bagi alam semesta atau rahmatan lil alamin," kata Robikin.

    Dia mendukung penuh upaya dan langkah-langkah polisi mengusut cepat dan tuntas motif, pola serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa tersebut.

    "Mari kita mengambil pelajaran berharga dari peristiwa ini. Hati-hati mencari referensi, mengambil guru. Jangan berguru pada media sosial dan kelompok eksklusif. Cari lembaga pendidikan yang sudah terbukti mengajarkan nilai-nilai agama yang moderat dan toleran. Di sana banyak ulama dan kiai," katanya.

    Wiranto Wiranto
    Penusukan Penusukan
    Julius Abner Azel
    Julius Abner Azel