sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Anies Rilis Sergub Nataru: Tempat usaha buka hanya sampai pukul 19.00 WIB

Pelaku usaha hingga perkantoran hanya boleh dilakukan hingga pukul 19.00 WIB dengan kapasitas jumlah orang yang berada di kantor maksimal 50

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Kamis, 17 Des 2020 13:06 WIB
Anies Rilis Sergub Nataru: Tempat usaha buka hanya sampai pukul 19.00 WIB

Gubernur DKI Anies Baswedan menerbitkan Seruan Gubernur Nomor 17 Tahun 2020 tentang Pengendalian Kegiatan Masyarakat dalam Pencegahan Covid-19 pada Libur Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Anies dalam seruan tersebut meminta masyarakat yang berada di Ibu Kota agar meningkatkan aktivitas pencegahan penyebaran Covid-19 pada periode 18 Desember 2020-8 Januari 2021.

Dalam surat tersebut, dituliskan aturan yang harus dilakukan oleh setiap warga Jakarta untuk mengendalikan Covid-19.

Pertama, memprioritaskan ada di rumah dan mengurangi kegiatan di luar rumah kecuali untuk kegiatan yang mendasar dan mendesak. Adapun saat melakukan kegiatan mendesak wajib melakukan protokol kesehatan.

BACA JUGA

    Kemudian, pelaku usaha hingga perkantoran hanya boleh dilakukan hingga pukul 19.00 WIB dengan kapasitas jumlah orang yang berada di kantor maksimal 50%.

    Begitu juga untuk pusat perbelanjaan, kafe, restoran hingga tempat wisata maksimal pengunjung hanya boleh 50%. Namun jam bukanya lebih lama dari kantor yakni bisa hingga pukul 21.00 WIB.

    Khusus pada tanggal 24 Desember - 27 Desember 2020 dan 31 Desember - 3 Januari 2021, bagi yang melaksanakan ibadah hanya boleh dilaksanakan hingga 19.00 WIB.

    "Mematuhi protokol pencegahan Covid-19 beserta penegakan disiplin dilakukan oleh satuan Polisi Pamong Praja bersama dengan Perangkat Daerah terkait dan aparat TNI/Polri," isi seruan tersebut.

    Sponsored

    Selain Sergub, Anies juga menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 64 tahun 2020 tentang pelaksanaan pengendalian serta Seruan Gubernur Nomor 17 Tahun 2020 tentang pengendalian kegiatan masyarakat.

    Covid-19 Covid-19
    Eka Setiyaningsih
    Eka Setiyaningsih