sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Tanaman langka nan cantik mekar di Kebun Raya Bogor

Amorphophallus Gigas dan Rafflesia Patma, tanaman langka di Kebun Raya Bogor (KRB), Jawa Barat, kembali tumbuh mekar.

Alika Naila Putri
Alika Naila Putri Kamis, 03 Okt 2019 15:17 WIB
Tanaman langka nan cantik mekar di Kebun Raya Bogor

Amorphophallus Gigas dan Rafflesia Patma, tanaman langka di Kebun Raya Bogor (KRB), Jawa Barat, kembali tumbuh mekar. Dua tanaman itu juga biasa disebut bunga bangkai.

Humas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Kebun Raya Bogor Ayi Doni Darussalam mengatakan Bunga Rafflesia sudah 16 kali mekar dalam 10 tahun terakhir.

BACA JUGA

    "Dua tanaman langka kembali tumbuh mekar. Tahun ini adalah tahun yang spesial karena Bunga Rafflesia kembali mekar untuk ke-16 kalinya dalam kurun waktu 10 tahun terakhir," kata Doni kepada Antara, Kamis (10/3).

    Sedangkan Amorphophallus Gigas pertama kali ditanam di Kebun Raya Bogor pada 4 Januari 2007. Tanaman ini memiliki tinggi sekitar dua meter dan dapat mekar sempurna selama satu hari. Tapi, Bunga Gigas masih bisa bertahan dalam kurun waktu empat hari.

    Sponsored

    Tanaman asal Padang Sidempuan, Sumatera Barat itu menurut Doni tumbuh di tanah yang gembur atau berpori-pori dengan asupan air yang cukup. Jika air yang masuk ke akar gigas terlalu berlebihan, umbi bakal membusuk.

    Selain itu, menurutnya, tanaman ini bisa tumbuh meninggi sampai empat meter. Gigas bisa tumbuh satu sampai tiga tahun tergantung besarnya umbi, tapi hanya mekar saat malam hari.

    "Uniknya kedua koleksi ini sering disebut sebagai Bunga Bangkai, mungkin karena sama-sama mengeluarkan bau yang tidak sedap. Kedua tanaman langka ini memiliki bentuk yang cantik dan merupakan kekayaan alam Indonesia yang sangat berharga dan langka," kata Doni.

    wisata wisata
    Kebun Raya Bogor Kebun Raya Bogor
    Julius Abner Azel
    Julius Abner Azel
    Memetik laba di tengah pandemi corona

    Memetik laba di tengah pandemi corona

    Selasa, 31 Mar 2020 17:51 WIB
    Nasib pekerja informal yang di ujung tanduk

    Nasib pekerja informal yang di ujung tanduk

    Senin, 30 Mar 2020 06:10 WIB