sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Vaksin Covid-19 gratis, Kemenkes evaluasi mekanisme vaksinasi

Pemerintah menegaskan vaksin COVID-19 gratis tanpa persyaratan apapun dan tengah merampungkan perencanaan vaksinasi.

Lismei Yodeliva
Lismei Yodeliva Sabtu, 19 Des 2020 12:58 WIB
Vaksin Covid-19 gratis, Kemenkes evaluasi mekanisme vaksinasi

Masyarakat tentunya menginginkan agar vaksinasi korona dilakukan secara gratis. Apalagi wabah ini dianggap sebagai musibah, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga di dunia, sehingga semuanya seharusnya digratiskan bagi kesehatan masyarakat, mulai dari vaksin, obat-obatan, hingga berobat ke rumah sakit.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, bahwa mereka yang mendapatkan vaksin secara gratis adalah tenaga kesehatan, pekerja di layanan publik, TNI-Polri, Satpol PP, aparat hukum, dan kelompok masyarakat rentan. Soal penyuntikan antivirus, Terawan akan mengurus yang gratis, sedangkan vaksin mandiri alias yang berbayar diamanahkan ke Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Erick Thohir.

Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan menyampaikan, “Menindaklanjuti kebijakan vaksin COVID-19 gratis yang diumumkan Presiden pada tanggal 16 Desember lalu, dapat kami tegaskan bahwa vaksin COVID-19 gratis untuk masyarakat, tanpa persyaratan apapun, juga tanpa persyaratan keanggotaan dan keaktifan di BPJS Kesehatan”, ujarnya.

Saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan lintas Kementerian / Lembaga, tengah melakukan pendalaman dan penyesuaian skema dan mekanisme vaksinasi. "Setelah skema ini dirampungkan, maka akan disosialisasikan segera kepada pemerintah daerah dan masyarakat," tambahnya.

BACA JUGA

    “Program vaksinasi COVID-19 adalah prioritas pemerintah yang akan dilaksanakan secara bertahap setelah dikeluarkannya izin penggunaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia, serta seiring dengan ketersediaan vaksin. Kemenkes akan memastikan kesiapan semua fasilitas pelayanan Kesehatan, tenaga Kesehatan dan sistem distribusi untuk pelaksanaan vaksinasi”, terang Dr. Siti Nadia.

    Di kesempatan yang sama, Dr. dra. Lucia Rizka Andalusia, M.Pharm, Apt, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Badan POM menyampaikan, “Sesuai arahan bapak Presiden terkait penyediaan vaksin COVID-19 bahwa seluruh prosedur harus dilalui dengan baik dalam rangka menjamin keselamatan masyarakat, serta efektivitas vaksin termasuk tahapan uji klinik fase III, sebagai otoritas pengawas obat dan makanan di Indonesia, Badan POM berkewajiban mengawal ketat keamanan khasiat dan mutu vaksin COVID-19, sebelum dan selama digunakan dalam program vaksinasi nantinya.”

    Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 ini bertujuan untuk mempercepat upaya menurunkan angka penularan, kesakitan, dan kematian karena COVID-19, yang harus dilaksanakan bersama dengan penguatan 3T (Tes-Telusur-Tindaklanjut) oleh Pemerintah, dan disiplin protokol kesehatan oleh masyarakat.

    “Kami menghimbau masyarakat untuk memberikan dukungan bagi program vaksinasi ini. Jangan kendor menjalankan disiplin memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan siap divaksinasi saat vaksin siap. Bersama-sama kita bangun kekebalan kelompok untuk melindungi diri, melindungi negeri, dan mengakhiri pandemi”, tutup Dr. Siti Nadia Tarmizi.

    Sponsored

    Kita perlu mendukung usaha Pemerintah dalam pengadaan vaksin COVID-19. Vaksin ini akan menjadi harapan bagi kita untuk bisa menjalankan kehidupan dengan normal. Program vaksin gratis memang sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi ditengah ekonomi yang sedang susah ini, tentu hal ini juga jadi kewajiban Pemerintah untuk menjamin kesehatan rakyatnya.

    Covid-19 Covid-19
    Lismei Yodeliva
    Lismei Yodeliva