Kendala dari subsidi tertutup ada pada sistem digitalisasi serta identifikasi.
Penyaluran subsidi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) sampai saat ini masih dilakukan secara terbuka alias langsung pada barang. Kondisi ini membuat subsidi menjadi tidak tepat sasaran karena siapa saja bisa mengaksesnya.
Wacana penyaluran subsidi tertutup sudah lama bergulir. Namun, hingga kini urung terlaksana.
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha mengatakan, kendala dari subsidi tertutup ada pada sistem digitalisasi serta identifikasi.
"Jenis mobil apa dan kelompok masyarakat mana, ini jadi isu sampai hari ini," ucapnya dalam acara Energy Corner, Senin (11/4).
Selain itu, tantangan lain adalah tantangan klasifikasi masyarakat. Mulai dari miskin, mendekati miskin, dan orang kaya. Saat ini sedang mencoba pola subsidi yang diarahkan ke target yang akan dibantu oleh pemerintah.