sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kendala subsidi BBM tertutup hingga tak kunjung jalan

Kendala dari subsidi tertutup ada pada sistem digitalisasi serta identifikasi.

Anisatul Umah
Anisatul Umah Senin, 11 Apr 2022 15:09 WIB
Kendala subsidi BBM tertutup hingga tak kunjung jalan

Penyaluran subsidi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) sampai saat ini masih dilakukan secara terbuka alias langsung pada barang. Kondisi ini membuat subsidi menjadi tidak tepat sasaran karena siapa saja bisa mengaksesnya.

Wacana penyaluran subsidi tertutup sudah lama bergulir. Namun, hingga kini urung terlaksana.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha mengatakan, kendala dari subsidi tertutup ada pada sistem digitalisasi serta identifikasi.

"Jenis mobil apa dan kelompok masyarakat mana, ini jadi isu sampai hari ini," ucapnya dalam acara Energy Corner, Senin (11/4).

Selain itu, tantangan lain adalah tantangan klasifikasi masyarakat. Mulai dari miskin, mendekati miskin, dan orang kaya. Saat ini sedang mencoba pola subsidi yang diarahkan ke target yang akan dibantu oleh pemerintah.

"Apabila ini targeted, ini akan bagus. Orang kan gak bisa kita jaga gak beli Pertalite meski mobilnya bagus," ujarnya.

Tidak hanya untuk BBM jenis bensin, menurutnya, ini berlaku juga untuk solar. Pasalnya, solar subsidi banyak disalahgunakan, di mana solar subsidi dijual ke industri yang sebenarnya tidak berhak menerima solar subsidi.

"Peluang yang gak tanggung jawab, memanfaatkan disparitas harga," ujarnya.

Sponsored

Sementara itu, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro mengatakan, basis data siapa saja masyarakat yang berhak masih terus dikaji. Menurutnya, jika menunggu data sempurna akan sulit diterapkan.

"Harus segera dimulai dan disempurnakan. Kalau sudah dilakukan di market, hanya ada satu harga masyarakat yang dapatkan subsidi dapatkan kartu member," ucapnya.

Berita Lainnya
×
tekid