Menperin Agus minta smelter Freeport beroperasi lebih cepat

Smelter Freeport tadinya ditargetkan beroperasi pada 2022.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong fasilitas pengolahan dan pemurnian atau smelter PT Freeport Indonesia dapat beroperasi lebih cepat, meskipun target yang dipatok pada 2022 dinilai sudah cukup baik. / Antara Foto

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong fasilitas pengolahan dan pemurnian atau smelter PT Freeport Indonesia dapat beroperasi lebih cepat, meskipun target yang dipatok pada 2022 dinilai sudah cukup baik.

“Tadi kita rapat yang dipimpin Menko bidang Kemaritiman Bapak Luhut Panjaitan, kita ingin supaya proyek smelter Freeport itu bisa lebih cepat. Walaupun sebenarnya line pertama dari Freeport pada 2022 itu bisa akan produksi,” kata Agus di Jakarta, Senin (28/10).

Agus memaparkan pemerintah tengah mencari cara agar waktu pengoperasian smelter yang telah menghabiskan biaya US$151 juta tersebut dapat segera diwujudkan.

Untuk itu, menurut Agus, perlu adanya aturan-aturan yang saling mendukung di kementerian terkait, antara lain aturan yang berkaitan dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Amdal di KLHK itu punya cara sendiri untuk mengeluarkan perizinan untuk industri. Itu yang harus kita sinkronkan agar izin itu bisa dikeluarkan Kementerian LHK lebih cepat,” ujar Agus.