Tekan angka stunting, Bupati Kukar minta koordinasi lintas sektor digalakkan

Edi menerangkan pemerintah pusat menargetkan penurunan stunting sebesar 14% dan menyiapkan langkah-langkah penanganannya.

Rakor Tim Percepatan Penurunan Stunting. Sumber: kukarpaper.com

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah menginstruksikan jajarannya menggalakkan Program Keluarga Idaman Gerakan Keluarga Peduli Pencegahan & Atasi Stunting (Ragapantas) untuk menekan angka kasus. Ia mengatakan upaya penanganan stunting penting dilakukan dengan pendekatan multi sektor melalui sinkronisasi program nasional, lokal dan masyarakat di tingkat pusat sampai daerah.

“Karena penanganan stunting ini tidak bisa ditangani pemerintah sendirian, harus ada peran keluarga didalamnya, jadi kedua belah pihak ini harus saling memahami peran-peran masing-masing,” tutur saat Rapat Koordinasi (rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Selasa (24/1).

Edi menerangkan pemerintah pusat menargetkan penurunan stunting sebesar 14% dan menyiapkan langkah-langkah penanganannya. Namun, ia menilai hal tersebut perlu dianalisis lebih lanjut karena tidak semua kebijakannya bisa diterapkan di Kukar.

“Karena ada kondisi-kondisi tertentu yang tidak sesuai dengan karakteristik kita,” pungkasnya.

Edi juga mengapresiasi kinerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) yang dinilai telah bekerja secara maksimal sebagai leading sector. Ia meminta Kepala DP2KB, Adinur untuk merinci hasil rapat koordinasi ini dan melengkapinya dengan data yang lengkap dan akurat.