Sepatu kulit rentan rusak saat musim hujan. Perawatan tepat membantu mencegah jamur, retak, dan bau tak sedap.
Musim hujan dapat berdampak buruk pada sepatu kulit jika tidak dirawat dengan benar. Paparan air dan kelembapan tinggi membuat material kulit menjadi kaku, mudah pecah, berjamur, muncul noda air, hingga berisiko melar atau kehilangan bentuk akibat basah kuyup. Selain itu, kondisi lembap dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur serta menghilangkan minyak alami pada kulit sepatu.
Agar sepatu kulit tetap awet dan tampil prima di musim hujan, langkah utama yang perlu dilakukan adalah segera membersihkan sepatu setelah digunakan, mengeringkannya di suhu ruang (bukan di bawah sinar matahari langsung atau sumber panas), serta menggunakan kondisioner kulit secara berkala.
Perawatan sepatu kulit yang tepat meliputi pembersihan rutin untuk menghilangkan kotoran, penggunaan kondisioner agar kulit tidak retak, pemolesan untuk mengembalikan kilau, pemberian lapisan anti air sebagai perlindungan tambahan, serta penggunaan penyangga sepatu dari kayu cedar untuk menjaga bentuk dan mengontrol kelembapan.
Berikut lima cara penting merawat sepatu kulit di musim hujan yang dikutip dari keenfootwear.
Bersihkan secara teratur
Gunakan sikat atau kain lembut untuk menghilangkan debu dan kotoran setelah setiap pemakaian agar tidak menumpuk. Untuk pembersihan menyeluruh, lap sepatu dengan kain sedikit lembap atau pembersih khusus kulit, lalu biarkan mengering secara alami di udara terbuka dan jauhkan dari panas langsung.