Atasi kelangkaan, pemerintah utamakan vaksin dalam negeri

Sejauh ini, Indonesia sudah memproduksi 2 jenis vaksin, IndoVac dan AWCorna.

Ilustrasi vaksin Covid-19. Freepik

Pemerintah mengutamakan pemakaian vaksin Covid-19 produksi dalam negeri dalam menanggulangi pandemi. Sejauh ini, Indonesia sudah memproduksi 2 jenis vaksin, IndoVac dan AWCorna.

"Sekarang konsentrasinya beli vaksin dalam negeri, yang salah satunya punyanya Biofarma, dan kemungkinan nanti dari Universitas Airlangga. Kita ada backup sedikit vaksin impor di bulan Oktober," ucap Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin.

Vaksin IndoVac dikembangkan PT Bio Farma (Persero) bersama Baylor College of Medicine, Amerika Serikat. Vaksin ini telah mengantongi izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Sementara itu, vaksin AWCorna diproduksi PT Etana Biotechnologies Indonesia dan telah mendapatkan EUA dari BPOM. Vaksin ini dapat digunakan dewasa usia 18 tahun ke atas. 

Untuk menjamin ketersediaan vaksin, pemerintah juga bakal melakukan merelokasi stok. "Dari provinsi yang paling banyak stok vaksinnya itu dipindahkan dahulu stoknya ke provinsi yang laju penyuntikannya cepat," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi.