Diguncang 73 gempa susulan, korban gempa Lombok 37 orang

Salah satu gempa susulan mengguncang Lombok Utara dengan kekuatan 5,1 skala richter.

Pasien dievakuasi ke parkiran rumah sakit Kota Mataram pascagempa bumi berkekuatan 7 pada skala richter (SR) di Mataram, NTB, (5/8)./Antara Foto

Gempa susulan berkekuatan 5,1 Skala Richter kembali mengguncang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada pukul 23.49 WIB, Minggu malam (5/8). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan, gempa susulan ini tidak berpotensi tsunami.

Pusat gempa tektonik tersebut berada pada kedalaman 10 kilometer dan berlokasi pada 8.18 Lintang Selatan dan 116.25 Bujur Timur. Sementara gempa berskala 7,0 skala richter yang terjadi pukul 18.46 WIB, berada pada kedalaman 15 kilometer dan berlokasi pada 8.37 Lintang Selatan dan 116.48 Bujur Timur.

Sejauh ini, BMKG mencatat telah terjadi 73 gempa susulan sejak gempa berskala 7,0 skala richter hingga pukul 00.00 WIB. Menurut BMKG, gempa 7,0 skala richter tersebut merupakan gempa utama.

Guncangan gempa bumi dari gempa utama, dilaporkan telah menimbulkan sejumlah kerusakan di rumah warga maupun bangunan pemerintah di wilayah Lombok maupun Bali.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB menyatakan, terdapat 37 korban meninggal akibat gempa yang terjadi. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD NTB, Agung Pramudja, mengatakan, terdapat 28 korban meninggal di Kabupaten Lombok Utara.