Komponen AOA PK-LQP Boeing-737 Max 8 Lion Air dibawa ke AS

hanya Boeing yang tahu terkait rincian komponen tersebut

Petugas memeriksa puing pesawat Lion Air PK-LQP JT 610 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (5/11)./AntaraFoto

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Sarjanto Tjahjono mengatakan akan membawa komponen "angle of attack" (AOA) di pesawat PK-LQP Boeing-737 Max 8 Lion Air akan dibawa ke Pabrik Boeing di Amerika Serikat untuk diteliti.

"Nah AOA yang dicopot di Bali akan dibawa ke Amerika untuk di sana dipakai citiscan. Untuk melihat apakah di dalamnya ada yang aneh atau tidak, akan bongkar apakah ada yang rusak atau tidak," kata Soerjanto usai konferensi pers di Jakarta, Senin. 

Dia mengatakan saat penerbangan Denpasar-Jakarta AOA bermasalah sebelum penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang yang nahas jatuh di perairan Tanjung Karawang pada 29 Oktober lalu. "AOA sangat penting untuk dibongkar. Di Amerika nanti akan diteliti kenapa bisa copot," katanya.

Dia mengatakan hanya Boeing yang tahu terkait rincian komponen tersebut.

"Kami lagi tanya ke Boeing, algoritma komputernya bagaimana. Harusnya satu rusak ada 'backup'nya dia harus 'switching', kami harus mengerti algoritma program yang ada di komputer gimana caranya tolong kasih lihat programnya seperti apa kenapa satu komponen dan komponen yang lain bagaimana fungsi dari back up ini," katanya.

Terdapat dua AOA di dalam pesawat tersebut, namun ditemukan ketidaksesuaian antara pilot terbang secara manual dengan autopilot yang dikendalikan pesawat.