close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
 Terangka kasus teror bom Thamrin pada awal 2016 lalu, Aman Abdurrahman alias Abu Sulaiman menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Sekatan, 15 Februari 2018. (AP Photo/Tatan Syuflana)
icon caption
Terangka kasus teror bom Thamrin pada awal 2016 lalu, Aman Abdurrahman alias Abu Sulaiman menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Sekatan, 15 Februari 2018. (AP Photo/Tatan Syuflana)
Nasional
Jumat, 18 Mei 2018 09:26

Penjagaan sidang Aman Abdurrahman diperketat

Aparat kepolisian meningkatkan pengamanan sidang tuntutan kepada Ketua JAD hari ini.
swipe

Hari ini, tuntutan terdakwa kasus bom Thamrin Jakarta Pusat, Aman Abdurrahman, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada Jumat (18/5) akan dibacakan. Sebanyak 182 petugas gabungan Polri dan TNI mengamankan sidang Aman. 

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Indra Jafar di Jakarta merinci jumlah personel aparat yang diturunkan untuk mengamankan PN Jaksel yakni: petugas Polri sebanyak 152 personel dan 30 personel dari TNI. 

Indra mengatakan aparat kepolisian meningkatkan pengamanan sidang tuntutan terhadap Ketua Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Indonesia tersebut. Indra mengaku bahwa kali ini pengamanan lebih ketat menyusul kejadian terorisme. 

Pagi ini, tamu yang hendak masuk ke PN Jaksel akan diperiksa tas dan barang bawaannya. Petugas juga mensterilkan seluruh pengunjung dan setiap sudut di PN Jakarta Selatan.

"Yang masuk ke area (PN Jakarta Selatan) tetap kita sterilisasi," ungkap Indra seperti dikutip Antara.

Meski begitu, Polisi tidak menutup maupun mengalihkan arus kendaraan yang melintasi PN Jakarta Selatan di Jalan Ampera. 

 

img
Mona Tobing
Reporter
img
Mona Tobing
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan