Update Covid-19: Positif 869.600, sembuh 711.205, meninggal 25.246

Penambahan terbanyak disumbang DKI Jakarta dengan 3.165 kasus positif Covid-19.

Ilustrasi. Pixabay

Lonjakan jumlah kasus positif Covid-19 semakin tidak terbendung. Laporan Satgas Penanganan Covid-19, mencatat pertumbuhan kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 11.557 kasus. Jumlah itu didapat berdasarkan hasil pendataan sejak 13 hingga 14 Januari 2021 pukul 12.00 WIB.

Dengan demikian, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 869.600 orang. Penambahan kasus itu tersebar di Aceh 11 kasus, Sumatra Utara 89 kasus, Sumatra Barat 69 kasus, Riau 93 kasus, Jambi 80 kasus, Sumatra Selatan 98 kasus, Bengkulu 17 kasus, Lampung 96 kasus, Bangka Belitung 62 kasus, Kepri 51 kasus, DKI Jakarta 3.165 kasus, Jawa Barat 2.201 kasus, Jawa Tengah 1.497 kasus, DIY 291 kasus dan Jawa Timur 981 kasus.

Kemudian Banten 240 kasus, Bali 297 kasus, NTB 83 kasus, NTT 56 kasus, Kalimantan Barat 25 kasus, Kalimantan Tengah 71 kasus, Kalimantan Selatan 101 kasus, Kalimantan Timur 407 kasus, Kalimantan Utara 79 kasus, Sulawesi Utara 100 kasus, Sulawesi Tengah 107 kasus, Sulawesi Selatan 640 kasus, Sulawesi Tenggara 72 kasus, Gorontalo 43 kasus, Sulawesi Barat 143 kasus, Maluku 4 kasus, Maluku Utara 24 kasus, Papua 50 kasus, dan Papua Barat 14 kasus.

Selain itu, jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh Covid-19 juga mengalami penambahan sebanyak 7.741 kasus. Sebaran kasus sembuh, terjadi di Aceh 13 kasus, Sumatra Utara 93 kasus, Sumatra Barat 153 kasus, Riau 119 kasus, Sumatra Selatan 44 kasus, Bengkulu 80 kasus, Lampung 97 kasus, Bangka Belitung 73 kasus, Kepri 62 kasus, DKI Jakarta 2.075 kasus, Jawa Barat 1.370 kasus, Jawa Tengah 1.141 kasus, DIY 128 kasus, dan Jawa Timur 778 kasus.

Kemudian Bali 31 kasus, Banten 248 kasus, NTB 28 kasus, Kalimantan Barat 23 kasus, Kalimantan Tengah 30 kasus, Kalimantan Selatan 75 kasus, Kalimantan Timur 257 kasus, Kalimantan Utara 18 kasus, Sulawesi Utara 99 kasus, Sulawesi Tengah 107 kasus, Sulawesi Selatan 495 kasus, Sulawesi Tenggara 26 kasus, Gorontalo 24 kasus, Sulawesi Barat 3 kasus, Maluku 19 kasus, Maluku Utara 19 kasus, Papua 8 kasus, dan Papua Barat 5 kasus.