Peristiwa

Inayah Wahid ingatkan bantuan gizi anak pascabencana tak bisa asal

Inayah Wahid menyoroti salah kaprah bantuan gizi anak pascabencana, termasuk susu kental manis, serta pentingnya literasi dan pemulihan berkelanjutan.

Senin, 09 Februari 2026 17:53

Aktivis sosial, Inayah Wahid menyoroti masih ditemukannya praktik pemberian susu kental manis kepada anak-anak korban bencana. Ia menilai kebiasaan tersebut menunjukkan literasi gizi dalam penanganan pascabencana belum sepenuhnya memadai, meski dilandasi empati besar dari masyarakat.

Dalam situasi darurat, bantuan makanan umumnya dipilih karena mudah dibagikan dan mampu mengenyangkan. Namun, kebutuhan spesifik anak, terutama balita kerap terabaikan. Padahal, asupan gizi pada masa pascabencana berpengaruh langsung terhadap tumbuh kembang mereka.

Empati besar, pola bantuan yang terus berulang

Putri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu telah lama terlibat dalam berbagai inisiatif kemanusiaan melalui jaringan Gusdurian. Dari pengalamannya mendampingi penanganan pandemi Covid-19 hingga bencana alam di sejumlah daerah, ia melihat niat baik masyarakat tidak selalu diiringi pemahaman memadai mengenai kebutuhan gizi anak.

“Empati kita itu luar biasa besar, tapi sering kali baru sampai di tahap ‘yang penting selamat’,” jelas Inayah, dalam keterangannya yang diterima Alinea.id, Senin (9/2).

Haidhar Ali Faqih Reporter
sat Editor

Tag Terkait

Berita Terkait