Peristiwa

Gelombang panas ekstrem tewaskan lebih dari 1.000 orang di Spanyol

Gelombang panas di Spanyol menewaskan 1.028 orang pada Juni 2026. Negara itu juga mencatat semester pertama terpanas sejak pencatatan cuaca dimulai.

Jumat, 03 Juli 2026 10:52

Gelombang panas yang melanda Spanyol sepanjang Juni menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Sedikitnya 1.028 orang meninggal akibat suhu ekstrem. Negara itu juga mencatat enam bulan pertama 2026 sebagai periode terpanas sejak pencatatan cuaca dimulai.

Laporan lembaga kesehatan Carlos III Health Institute menunjukkan jumlah korban jiwa selama gelombang panas Juni tahun ini meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada Juni 2025, kematian akibat suhu panas tercatat sebanyak 407 orang. Angka tahun ini juga menjadi yang tertinggi untuk bulan Juni sejak 2015.

Seperti dikutip dari Deutsche Welle, Jumat (3/7) Dampak suhu ekstrem mencapai puncaknya pada 23 Juni. Saat itu sekitar 35,7 juta orang, atau hampir tiga perempat penduduk Spanyol, berada dalam wilayah yang berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat panas.

Badan Meteorologi Spanyol, Aemet, melaporkan Juni 2026 menjadi Juni terpanas kedua dalam sejarah Spanyol dengan Suhu rata-rata tercatat 3,2 derajat Celsius di atas kondisi normal.

Tidak hanya itu, periode Januari hingga Juni 2026 juga menjadi semester pertama terpanas yang pernah dialami Spanyol. Selama enam bulan pertama tahun ini, suhu rata-rata berada 1,6 derajat Celsius di atas rata-rata klimatologis.

Haidhar Ali Faqih Reporter
sat Editor

Tag Terkait

Berita Terkait