sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Bank Mandiri salurkan KPR untuk 45 proyek Perumnas

Bank Mandiri menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) senilai total Rp900 miliar untuk proyek Perumnas.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 23 Sep 2019 17:36 WIB
Bank Mandiri salurkan KPR untuk 45 proyek Perumnas
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. melakukan kerja sama dengan Perum Perumnas untuk menyediakan pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) rumah tapak, rumah toko (ruko) dan rumah kantor (rukan).

Penandatanganan perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang dan Direktur Pemasaran Perum Perumnas Anna Kunti Pratiwi di Jakarta, Senin (23/9).

Program KPR ini ditujukan kepada end-user dan first buyer di 45 proyek perumahan Perumnas yang tersebar di 40 kabupaten/kota seluruh Indonesia dengan harga Rp500 juta per unit. Adapun plafon pembiayaan yang disiapkan mencapai Rp900 miliar.

Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang mengatakan pihaknya memberikan pembiayaan di segmen ini karena memiliki potensi yang cukup besar.

"Backlog rumah itu kan justru banyak di lapisan bawah, dengan melihat fakta itu kita harus masuk ke sektor itu. Apalagi melihat adanya banyak apartemen di TOD, ini kan banyak kelompok milenial yang tertarik," ujar Donsuwan di Jakarta, Senin (23/9).

Donsuwan melanjutkan, kerja sama dengan Perumnas ini akan memberikan sejumlah keuntungan bagi konsumen seperti tingkat suku bunga yang lebih kompetitif, proses yang lebih cepat (instant approval), serta potensi mendapatkan hunian terbaik di lokasi premium. Program ini berlaku untuk pembelian rumah tapak dan apartemen.

Hingga Agustus 2019, Donsuwan mengatakan, Bank Mandiri telah menyalurkan KPR dengan outstanding sebesar Rp42,96 triliun, tumbuh 3,45% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Perum Perumnas Anna Kunti Pratiwi mengatakan pihaknya menargetkan sekitar 3.200 unit rumah tapak atau setara dengan Rp1,119 triliun terserap di tahun ini.

Sponsored

"Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat mendorong percepatan pencapaian target tersebut," kata Anna. 

Memetik laba di tengah pandemi corona

Memetik laba di tengah pandemi corona

Selasa, 31 Mar 2020 17:51 WIB
Nasib pekerja informal yang di ujung tanduk

Nasib pekerja informal yang di ujung tanduk

Senin, 30 Mar 2020 06:10 WIB
Berita Lainnya