sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Corona 'intervensi' pertumbuhan ekonomi Banten kuartal I 2020

Pertumbuhan ekonomi hanya sebesar 3,09%.

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Selasa, 05 Mei 2020 20:43 WIB
Corona 'intervensi' pertumbuhan ekonomi Banten kuartal I 2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 389.712
Dirawat 62.649
Meninggal 13.299
Sembuh 313.764

Pertumbuhan ekonomi Banten pada kuartal I 2020 hanya 3,09% dan melambat daripada periode sama tahun sebelumnya (yny), sebesar 5,45%. Pun mengalami kontraksi 3,01%.

Dari produksi, terang Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten, Adhi Wiriana, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha informasi dan komunikasi sebesar 8,70%. Disusul jasa kesehatan dan kegiatan sosial 8,63% serta real estate 8,26%.

Sedangkan pengeluaran, dicapai komponen konsumsi rumah tangga tumbuh 4,19%. 

"Penurunan disebabkan oleh kontraksi yang terjadi pada beberapa lapangan usaha dan dari sisi pengeluaran. Penurunan disebabkan hampir seluruh komponen pengeluaran, kecuali konsumsi rumah tangga dan komponen total net ekspor," katanya, Selasa (5/5).

Menurutnya, kontraksi pertumbuhan selain merupakan pola musiman di triwulan pertama, juga dipengaruhi perubahan pola konsumsi sebagai respons pandemi coronavirus baru (Covid-19) yang mulai terjadi pada Maret. 

Kontraksi pertumbuhan ekonomi didorong penurunan konsumsi pemerintah sebesar -45,96%, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) -5,46%, dan konsumsi lembaga nonprofit rumah tangga (LNPRT) -1,28%. Sementara, konsumsi rumah tangga tumbuh melambat senilai 0,08% dan komponen total net ekspor 23,47%.

Pengeluaran total net ekspor mengalami pertumbuhan tinggi. Namun, dipengaruhi penurunan total impor yang lebih besar dibanding penurunan total ekspor.

Pada komoditas utama ekspor Banten, alas kaki dan produk plastik masih tumbuh positif masing-masing 11,63% dan 3,61% terhadap triwulan sebelumnya. Sedangkan produk impor, didominasi produk mesin dan elektronik yang terkontraksi hingga 31,38% serta bahan bakar mineral -9,54%.

Sponsored

"Dampak wabah Covid-19 juga teridentifikasi dari sumber pertumbuhan ekonomi Banten selama triwulan I yang hanya berasal dari dua komponen saja, yaitu komponen total net ekspor 1,33% dan konsumsi rumah tangga 0,05%. Sedang lainnya, memberikan andil negatif terhadap pertumbuhan ekonomi Banten," tutup Adhi.

Berita Lainnya