sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

IHSG dibuka menguat dipicu aksi beli para investor

Rupiah bergerak stabil terhadap dollar AS menjadi daya tarik investor bertransaksi di pasar saham.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Selasa, 15 Jan 2019 10:24 WIB
IHSG dibuka menguat dipicu aksi beli para investor

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, (15/01) dibuka menguat sebesar 10.98 poin atau naik 0,17% menjadi 6.347,10. Penguatan tersebut seiring dengan harapan positif terhadap perekonomian nasional.

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, mengatakan IHSG yang berbalik arah menuju tren positif pada perdagangan hari ini dipicu rilis neraca perdagangan. Hal ini menjadi sentimen positif bagi pasar saham dalam negeri. 

Selain itu, nilai tukar rupiah yang bergerak stabil terhadap dollar AS menjadi daya tarik investor untuk bertransaksi di pasar saham, sehingga memicu investor melakukan aksi beli. Juga fundamental ekonomi Indonesia yang terjaga dengan baik turut menjadi pemicu.  

“IHSG kembali bergerak menguat setelah sempat terkoreksi pada awal pekan kemarin (14/1) akibat aksi ambil untung. Namun, karena fundamental ekonomi terjaga, kembali memicu investor melakukan aksi beli,” kata William di Jakarta, Selasa (15/1).

Selanjutnya, kata Wiliiam, nilai tukar rupiah yang stabil dengan potensi penguatan serta data ekonomi yang relatif baik, akan menjadi penopang IHSG ke depannya. Ia pun memproyeksikan pada hari ini, (15/1) IHSG bergerak di kisaran 6.123-6.421 poin.

Sementara data neraca perdagangan periode 2019 dan Desember 2018 juga disebut akan lebih baik dari sebelumnya. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan defisit sebesar US$2,05 miliar, lebih tinggi dibandingkan Oktober 2018 sebesar US$1,82 miliar.

"Neraca perdagangan disinyalir akan cukup bagus turut menunjang penguatan IHSG dalam beberapa waktu mendatang," kata William.

Kendati demikian, gejolak harga sejumlah komoditas akan menjadi tantangan tersendiri bagi pergerakan IHSG hari ini. Meskipun begitu, William tetap optimistis indeks bisa bangkit (rebound) hari ini.

Sponsored

William pun menyarankan saham-saham berkapitalisasi besar seperti saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Astra International Tbk. (ASII). Kemudian cermati juga saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) serta saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR).

Sementara menurut Analis Indo Premier Sekuritas, Mino, investor asing yang masih melakukan aksi beli di pasar saham domestik menunjukan adanya optimisme terhadap perekonomian nasional.

"Masuknya dana asing menandakan kepercayaan terhadap ekonomi nasional," katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 103,00 poin (0,51 persen) ke 20.462,69, indeks Hang Seng menguat 222,50 poin (0,85 persen) ke 26.520,80, dan indeks Strait Times menguat 39,13 poin (1,23 persen) ke posisi 3.212,59.

Perang bisnis startup di warung kelontong

Perang bisnis startup di warung kelontong

Selasa, 10 Des 2019 20:34 WIB
Mengantisipasi bahaya kelangkaan stok BBM

Mengantisipasi bahaya kelangkaan stok BBM

Jumat, 06 Des 2019 17:50 WIB