Laba emiten pemegang lisensi Sports Station, PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) merosot tajam hingga 61,85%.
Anak usaha PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) tersebut meraih laba bersih Rp32,37 miliar pada periode semester I-2018, turun 61,85% dibandingkan dengan kinerja semester I-2017 yang tercatat Rp84,86 miliar.
Turunya laba perusahaan ritel olah raga dan gaya hidup ini disebabkan karena melonjaknya beban keuangan yang mencapai Rp291,85 miliar, naik lebih dari 5 kali lipat dari setahun sebelumnya Rp52,22 miliar.
Sementara itu, beban penjualan meningkat hampir Rp100 miliar, dari sebelumnya Rp701,14 miliar menjadi Rp800,62 miliar pada semester I-2018.
Kendati demikian, pendapatan penjualan MAPA mengalami peningkatan yang tercermin pada pendapatan bersih dan laba bruto. Pendapatan bersih mencapai Rp2,91 triliun, naik 23,28% dibandingkan tahun lalu Rp2,36 triliun.
Sementara itu, beban pokok penjualan tumbuh 24,13% menjadi Rp1,6 triliun dari sebelumnya Rp1,29 triliun. Hal tersebut menyebabkan laba bruto MAPA mencapai Rp1,3 triliun, tumbuh 22,16% dari sebelumnya Rp1,06 triliun.
Corporate Secretary MAPA Ratih D. Gianda, mengatakan MAPA terus melihat pertumbuhan yang kuat di seluruh segmen usahanya. Menurutnya, perkembangan proses bisnis yang MAPA lakukan secara terus-menerus tercermin dalam same store sales growth.
"Penambahan jumlah gerai, dan perbaikan yang signifikan dalam persediaan barang mendorong pencapaian kinerja keuangan kami, baik dalam hal penjualan maupun margin di semester pertama 2018," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (31/8).
Lebih lanjut, Ratih menjelaskan, pada periode semester I-2018, salah satu upaya untuk memperkuat fokus MAP Aktif dalam meningkatkan pertumbuhan bisnisnya adalah dengan melakukan mengakuisisi merek Lego dan Clarks.
Pada perdagangan Jumat (31/8), saham MAPA terkoreksi 1,89% sebesar 90 poin ke level Rp4.670 per lembar. Saham MAPA telah melonjak 122,38% dari harga penawaran saham perdana Rp2.100 per lembar.