sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pendapatan usaha Jasa Marga di semester I-2021 meningkat 29,95%

Tahun lalu, pendapatan usaha Jasa Marga turun sebesar 12,7%.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 08 Sep 2021 18:46 WIB
Pendapatan usaha Jasa Marga di semester I-2021 meningkat 29,95%

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mencatat perbaikan pendapatan usaha, dengan peningkatan sebesar 29,95% pada semester I-2021 dibandingkan tahun lalu yang menurun sebesar 12,7% secara tahunan atau year on year (yoy).

“Kinerja semester I-2021 mengalami perbaikan di mana pendapatan usaha naik sebesar 29,95% karena telah beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru yang didukung oleh meningkatnya mobilisasi masyarakat," kata Investor Relations Department Head Jasa Marga Milka Theodora dalam video conference, Rabu (8/9).

Tidak hanya itu, lanjutnya, kinerja positif perseroan juga tercermin dari pendapatan perusahaan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau earning before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) yang mengalami peningkatan sebesar 40,76% seiring dengan meningkatnya pendapatan tol di semester I-2021. 

"Hal ini menyebabkan peningkatan EBITDA Margin yang mencapai 64,10%,” ujar Milka.

Di tengah pandemi dan kondisi pendapatan tol yang masih dalam tahap pemulihan serta telah beroperasinya mayoritas ruas-ruas jalan tol Jasa Marga Group di tahun 2021 ini, Milka menjelaskan interest bearing debt to equity ratio (DER) perseroan tetap terjaga dalam koridor yang dipersyaratkan oleh para kreditur.

“Selain itu, kemampuan perseroan untuk membayar kewajiban bunga juga masih terjaga seperti tahun sebelumnya dan Jasa Marga mampu menurunkan cost of debt pada semester I 2021 ini,” tambahnya.

Untuk target pengoperasian jalan tol baru hingga akhir tahun 2021, Jasa Marga menargetkan Jalan Tol Manado-Bitung ruas Danowudu-Bitung (26,35 km) beroperasi di kuartal IV tahun ini. 

Sebelumnya Jasa Marga telah berhasil mengoperasikan empat ruas jalan tol lainnya, yaitu Jalan Tol Bogor Ring Road seksi 3A Simpang Yasmin-Simpang Semplak (2,85 km) dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran (14,19 km).

Sponsored

Kemudian, Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi I Serpong-Pamulang (6,50 km) dan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda ruas Balikpapan-Samboja seksi I (21,66 km) dan seksi 5 (10,74 km).

Semua pencapaian dipicu berbagai macam upaya perusahaan untuk mempertahankan kinerja selama masa pandemi seperti melakukan beberapa efisiensi terutama pada beban usaha atau beban operasional dan pelaksanaan program kerja sesuai dengan skala prioritas.

"Juga mengoptimalisasi aset perseroan salah satunya dengan melakukan asset recycling," ucapnya.

 

 

Berita Lainnya