sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tekan biaya pengiriman baja, Krakatau Steel gandeng KAI

Dengan begitu harga produk baja PT Krakatau Steel Tbk. akan bisa bersaing.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Selasa, 02 Mar 2021 16:04 WIB
Tekan biaya pengiriman baja, Krakatau Steel gandeng KAI

PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) menerima kunjungan management PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Kereta Api Logistik (KA Logistik) ke Dryport dan rel kereta dalam KBS.

Hal ini dilakukan untuk rencana kerja sama dalam optimalisasi rel dan gerbong baik ke Surabaya maupun akses baru ke pelabuhan Tanjung Priok-Jakarta International Container Terminal (JITC) atau New Port Container Terminal 1 (NPCT1) direct.

Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera Akbar Djohan berharap, kerja sama ini, bisa menghadirkan logistik yang lebih efektif dan murah bagi industri baja nasional.

“Bilamana kerja sama ini bisa terealisasi sehingga konektifitas intercity (mengurangi beban jalan darat atau tol) dan interinsuler bisa terwujud, ini sebuah langkah yang sangat baik. Yang pasti dengan kolaborasi ini kita juga akan memangkas biaya,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (2/3).

Dengan lokasi sangat strategis di ujung barat Jawa, serta masuk dalam jalur alur laut kepulauan indonesia (ALKI) 1 di Selat Sunda, maka sangat ideal untuk dijadikan hubungan logistik maritim yang terintegrasi, yang menghubungkan Jawa dan Sumatera.

Akbar pun mengatakan rute Cilegon-Tanjung Priok dan Cilegon-Jawa Tengah atau Jawa Timur konektivitasnya akan semakin terjamin dan biaya logistik akan semakin kompetitif, dengan begitu harga produk baja PT Krakatau Steel Tbk. akan bisa bersaing.

"Jika kita bisa menekan biaya pengiriman, dengan pasti harga jual produk baja juga akan bisa jauh lebih murah. Hal ini bisa menjadi peluang untuk membuka ekspor baja lebih banyak lagi," ujarnya.

Harapannya, dengan kualitas dan harga yang murah akan menjadikan baja Krakatau Steel, pilihan utama yang digunakan di dalam negeri dan juga luar negeri dan bisa menambah jaringan pasar perseroan.

Sponsored

"Jika kita bisa meningkatkan ekspor baja, dengan pasti kita juga akan berdampak ke dalam perekonomian Indonesia. Membangun kembali perekonomian Indonesia yang saat ini sangat berdampak karena pandemi Covid-19," ucapnya.

Berita Lainnya