logo alinea.id logo alinea.id

Unilever Indonesia bagi dividen Rp1.185 per saham

Unilever Indonesia membagikan dividen dari laba tahun buku 2018.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Selasa, 21 Mei 2019 16:25 WIB
Unilever Indonesia bagi dividen Rp1.185 per saham

PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) membagikan dividen interim untuk tahun buku 2018 dari laba perseroan yang jatuh pada 5 Desember 2018 sebesar Rp410 per saham. Unilever juga membagi dividen final dari laba bersih perseroan sejumlah Rp775 per saham. 

“Sehingga dividen seluruhnya yang diterima oleh pemegang saham adalah Rp1.185 per saham atau seluruhnya berjumlah Rp9 triliun,” ujar Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia Sancoyo Antarikso usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Tangerang, Banten, Selasa (21/5).

Sancoyo mengatakan, Unilever membukukan penjualan bersih sebesar Rp41,8 triliun atau meningkat 2,4% tanpa memperhitungkan penjualan aset bisnis margarin (spreads) yang didivestasi pada kuartal III-2018 dan membukukan laba bersih Rp9,1 triliun.

Menurut Sancoyo, kinerja tersebut ditopang oleh segmen usaha Home and Personal Care (HPC) hingga 67% dan segmen Food and Refreshment (FNR) sebesar 33%.

“Hasil ini ditunjang membaiknya kinerja perseroan pada semester II-2018, di mana perseroan mencatat laju pertumbuhan sebesar 5,1 persen,” katanya.

Sementara, emiten consumer good ini juga mencatatkan penjualan domestik tumbuh konsisten dan positif pada kuartal I-2019. Perseroan mencatat pertumbuhan penjualan domestik sebesar 4,9% dengan kontribusi penjualan sebesar 95% dari total penjualan perseroan.

Pergantian direksi 

Unilever Indonesia juga mengumumkan perubahan susunan direksi dan dewan komisaris perseroan. RUPST Unilever mengangkat Sri Widowati dan Veronika Utami sebagai direktur perseroan, dan mengangkat Deborah Herawati Sadrach sebagai komisaris independen perseroan.

Sponsored

“Dalam situasi yang terus berubah secara cepat serta persaingan tinggi, kami percaya perseroan akan tetap tumbuh secara positif apabila kami menjalankan bisnis berlandaskan misi sosial yang kuat dan kesiapan menghadapi tantangan,” kata Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Hemant Bakshi.

Menurut Hemant, ke depan, untuk menghadapi tantangan dan persaingan global, perseroan akan melakukan transformasi pada setiap lini bisnis. Ia menambahkan, transformasi diperlukan agar perseroan bisa memberikan produk dan layanan yang relevan dengan keinginan konsumen dan pelanggan, serta mampu beradaptasi dengan perubahan.

Pada 2018, perseroan juga melakukan perluasan dalam jaringan distribusi yang dilakukan melalui kemitraan dengan beberapa pihak. Perseroan juga memanfaatkan peluang luar biasa dalam pasar daring dengan melakukan kerja sama dengan 15 kanal perusahaan e-commerce di Indonesia. (Ant)