sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Di tengah agenda PM Australia Albanese ke Jakarta, isu China diangkat ke permukaan

Albanese akan mengadakan pertemuan tatap muka pertamanya dengan Widodo pada Senin di Jakarta.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Minggu, 05 Jun 2022 15:55 WIB
Di tengah agenda PM Australia Albanese ke Jakarta, isu China diangkat ke permukaan

Perdana Menteri Australia yang baru Anthony Albanese terbang ke Jakarta, Minggu (5/6), untuk bertemu Presiden Joko Widodo. Ini adalah kunjungan  tradisi sejak era Paul Keating (1991-1996), di mana perdana menteri baru Australia menjadikan Indonesia sebagai negara pertama yang dikunjungi, setelah resmi menjabat. 

Albanese akan mengadakan pertemuan tatap muka pertamanya dengan Widodo pada Senin di Jakarta. Ia juga akan mengunjungi Makassar, wilayah yang ingin dikembangkan Jokowi, dan di mana Australia telah membuka kehadiran diplomatik Indonesia terbarunya.

Albanese mengatakan pemerintahnya ingin memperdalam hubungan diplomatik di seluruh Indo-Pasifik dan telah bergerak cepat untuk mengunjungi negara-negara Pasifik.

Dalam kunjungan ke Indonesia Albanese didampingi oleh Menlu Penny Wong, Mendag, Don Farrell, Menteri Perindustrian, Ed Husic, dan para pemimpin bisnis Australia termasuk eksekutif senior dari Fortescue, Bluescope, Sun Cable, Telstra, Thales Australia dan petani.

"Mengingat persaingan strategis yang berkembang di kawasan itu saya tentu saja mencari hubungan damai dengan semua tetangga kita, mengakui tantangan yang ada di sana,” kata Albanese dikutip The Guardian.

Perdana menteri mengatakan dia juga akan melakukan pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean), Lim Jock Hoi, “dan diskusi itu mencerminkan prioritas yang kita miliki di Asia Tenggara”.

“Kami mengumumkan selama kampanye pemilihan bantuan tambahan untuk Asia Tenggara dan kami juga mengumumkan utusan khusus dan langkah-langkah lain untuk membantu hubungan kami,” kata Albanese.

“Pemerintah saya bertekad untuk memiliki hubungan yang lebih baik di seluruh kawasan Indo-Pasifik – itulah sebabnya Anda telah melihat kami, sejak awal, memiliki dua kunjungan dari menteri luar negeri Wong ke Pasifik,” katanya.

Sponsored

“Itulah mengapa saya tidak hanya menghadiri pertemuan pemimpin Quad pada hari setelah kami dilantik … [itu sebabnya ada] kunjungan awal ini dengan delegasi tingkat tinggi dari Australia yang menunjukkan kepada teman-teman Indonesia betapa pentingnya posisi hubungan itu."

Albanese mengatakan pertemuan ini juga memiliki arti tersendiri karena Jokowi akan menjadi tuan rumah pertemuan G20 berikutnya. Baru-baru ini, ia juga mengutarakan pandangan bahwa Indonesia akan menjadi negara adidaya regional berikutnya.

Riak diplomatik 

Keputusan pemerintah Australia untuk masuk ke dalam kemitraan kapal selam Aukus dengan AS dan Inggris menyebabkan riak diplomatik di wilayah tersebut. Indonesia menyatakan keprihatinannya tentang dampak pakta tersebut terhadap keamanan regional dan komitmen non-proliferasi nuklir.

Meski Partai Buruh pun mendukung kesepakatan Aukus, kunjungan pertama Albanese akan memberi kedua pemimpin kesempatan untuk mengatur ulang diplomatik. Pemimpin Partai Buruh itu bertemu dengan Jokowi sebagai oposisi, selama kunjungan terakhirnya ke Canberra pada tahun 2020.

Timor Leste dan China 

Saat dalam perjalanan, Albanese juga berkomunikasi dengan Presiden Timor Leste Ramos Horta. Pemimpin Timor Leste itu memberikan ucapan selamat kepada Albanese, sebaliknya diungkapkan bahwa dalam pembicaraan tersebut Albanese berjanji untuk membantu pembangunan Timor Leste. Namun, seperti dalam wawancara sebelum keberangkatannya di Perth, Albanese mengatakan kepada wartawan bahwa ia belum punya kesempatan untuk mengadakan pertemuan tatap muka dengan Ramos Horta. 

The Guardian menyoroti kiprah China di Indonesia dan Timor Leste sebagai isu yang menarik untuk diungkap di balik perjalanan Albanese ke Indonesia. Media Inggris itu menyinggung kunjungan resmi pertama ke luar negeri bagi Albanese itu terjadi setelah Timor Leste menjadi negara tetangga terakhir di regional yang menandatangani kerja sama dengan China.

Ditanya pesan apa yang akan dia sampaikan kepada Presiden Jokowi, tentang tindakan China di kawasan itu, Albanese mengatakan diskusi awal telah berlangsung “bersahabat dan positif” dan pemerintah Indonesia telah berusaha keras untuk menjadi tuan rumah delegasi signifikan dari pemerintahan baru Australia dalam beberapa hari mendatang.

Berita Lainnya
×
tekid