sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Guru Besar FKUI: PPKM darurat perlu dilaksanakan dengan lebih tegas

PPKM darurat perlu diperpanjang agar penularan virus Covid-19 dapat turun signifikan.

Indah Nawang Wulan
Indah Nawang Wulan Rabu, 21 Jul 2021 12:57 WIB
Guru Besar FKUI: PPKM darurat perlu dilaksanakan dengan lebih tegas

Selama pelaksanaan PPKM darurat, telah terlihat adanya penurunan kasus penularan Covid-19 dan bed occupancy rate juga mulai mendatar.

Guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Soedjatmiko menyatakan, bahwa PPKM darurat perlu diperpanjang agar penularan virus Covid-19 dapat turun signifikan.

“PPKM darurat harus diperpanjang karena angka kematian masih meningkat tajam, kemungkinan penularan masih meningkat tajam, walau kasus baru seolah menurun, mungkin karena tracing yang menurun," ujar Soedjatmiko dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/7).

Soedjatmiko juga menjelaskan PPKM darurat perlu dilaksanakan dengan lebih tegas.

Sponsored

“Pemerintah perlu tindak tegas pelanggar PPKM darurat. Jangan ragu untuk menindak pelanggar karena untuk keselamatan kita semua,” tegasnya. “Selain patuh pada aturan PPKM darurat, masyarakat juga perlu disiplin pada penerapan protokol kesehatan. Jika harus keluar rumah, wajib pakai masker dengan benar dan dobel. Masker harus menutup hidung, mulut, dagu dan pipi. Tidak boleh longgar dan melorot,” tambah Soedjatmiko.

Kemudian, Soedjatmiko mengimbau kalau ada keluarga yang sering keluar rumah, maka sesampainya di rumah setelah mandi dan mengganti pakaian, harus tetap memakai masker dan menjaga jarak dengan keluarga, agar tidak menularkan virus dari saluran napasnya yang masuk ketika di luar rumah. Anggota keluarga lain sebaiknya juga memakai masker dan menjaga jarak, agar tidak tertular. Hal ini akan menghentikan penularan di keluarga yang banyak terjadi belakangan ini.

Masyarakat diimbau untuk segera melakukan vaksinasi dan tidak perlu ragu. Vaksinasi Covid-19 menjadi perlindungan terakhir untuk mencegah sakit berat dan kematian akibat Covid-19,” ucap dia.

Berita Lainnya