sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

223 pekerja migran asal Banten dipulangkan dari Malaysia akibat Covid-19

Mereka terancam menganggur dan tak memiliki pekerjaan sepulang dari negeri jiran.

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Senin, 04 Mei 2020 15:01 WIB
223 pekerja migran asal Banten dipulangkan dari Malaysia akibat Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 389.712
Dirawat 62.649
Meninggal 13.299
Sembuh 313.764

Sebanyak 223 pekerja migran asal Banten di Malaysia, dipulangkan akibat pandemi Covid-19. Mereka terancam menganggur dan tak memiliki pekerjaan sepulang dari negeri jiran.

Pemulangan puluhan ribu pekerja migran merupakan dampak penerapan lockdown yang dilakukan Malaysia. Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, jumlah tersebut merupakan bagian total 66.000 pekerja migran asal Indonesia yang dipulangkan.

Adapun dari 223 pekerja migran asal Banten yang dipulangkan, terdiri dari Kabupaten Pandeglang 16 orang, Lebak 13 orang, Kabupaten Tangerang 74 orang, Kabupaten Serang 94 orang, Kota Cilegon satu orang, Kota Serang 23 orang, dan Kota Tangerang Selatan dua orang.

"Saat ini mereka sudah berada di rumah masing-masing," kata Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Al Hamidi saat dikonfirmasi, Senin (4/5).

Dia menekankan, ratusan pekerja migran itu telah menjalani pemeriksaan kesehatan ketat sebelum dipulangkan ke rumah masing-masing. Mereka juga telah dinyatakan bebas dari virus corona.

Namun demikian, kedatangan ratusan pekerja migran itu menjadi tantangan Pemprov Banten, karena sulitnya mencari pekerjaan di tengah pandemi Covid-19.

"Ada kemungkinan besar menganggur. Mereka bekerja di luar dan di situasi kayak gini, mereka mau bekerja apa sekarang," ucapnya.

Untuk meminimalisasi angka pengangguran dan kemiskinan, Pemprov Banten mendorong para pekerja migran itu untuk segera mendaftarkan diri secara pribadi dalam program Kartu Prakerja.

Sponsored

"Kami sudah meminta mereka untuk mendaftar secara mandiri Kartu Prakerja. Dari provinsi sudah memberikan bantuan JPS, mungkin Kabupaten/kota sudah memberikan bantuan," katanya.

Berita Lainnya