sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

BNPB: Ratusan ribu jiwa terdampak Banjir Jabodetabek, 9 meninggal

Korban meninggal akibat banjir terbanyak berada di Kota Bekasi.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Kamis, 27 Feb 2020 14:53 WIB
BNPB: Ratusan ribu jiwa terdampak Banjir Jabodetabek, 9 meninggal
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2092
Dirawat 1751
Meninggal 191
Sembuh 150

Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB mencatat sembilan orang meninggal akibat banjir yang terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang atau Jabodetabek pada Selasa (25/2). Korban meninggal terbanyak terdapat di wilayah Bekasi.

"Korban banjir meninggal empat orang dari Kota Bekasi, tiga dari DKI Jakarta, dan dua dari Tangerang Selatan," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo di Jakarta, Kamis (27/2).

Dia menyebut, korban meninggal akibat banjir di Kota Bekasi adalah Muhammad Jamil, 10 tahun; Faizin, 51 tahun; Faisal Amri, 25 tahun; dan Muhammad Khairil Amri, 15 tahun.

Adapun Warga DKI Jakarta yang menjadi korban meninggal dunia adalah Sultan, 15 tahun; Asnati, 67 tahun, dan Agus Wijayanto, 15 tahun. Korban meninggal dunia di Tangerang Selatan adalah Desta, 12 tahun; dan Nazar.

Agus menjelaskan, terdapat 16.174 kepala keluarga atau 48.732 jiwa warga terdampak banjir di Kota Bekasi. Mereka tersebar di 47 kelurahan. Dari jumlah total warga terdampak, 1.476 jiwa di antaranya terpaksa meninggalkan rumah untuk mengungsi.

"Kondisi di Kota Bekasi telah kondusif. BPBD Kota Bekasi tidak hanya melaporkan banjir, tetapi juga longsor di lima titik, yaitu di Kecamatan Jati Sampurna empat titik, dan Bekasi Utara satu titik," kata Agus.

Adapun di Kabupaten Bekasi, banjir berdampak pada 4.889 kepala keluarga atau 11.357 jiwa. Hingga Kamis (27/2) pukul 12.00 WIB, ketinggian air berkisar di angka 20 centimeter hingga 150 centimeter.

"BPBD setempat dan instansi terkait telah melakukan upaya penanganan darurat, seperti evakuasi dan kaji cepat di lapangan. Saat ini genangan air di beberapa titik telah surut dan debit air sudah menurun," kata Agus.

Sponsored

Sementara itu, dia melanjutkan, terdapat 52.209 kepala keluarga atau 162.768 jiwa yang terdampak banjir di Karawang. Sebanyak 3.600 kepala keluarga atau 13.754 jiwa di antaranya mengungsi. (Ant) 

Sanksi bagi kaum Covidiot

Sanksi bagi kaum Covidiot

Sabtu, 04 Apr 2020 13:20 WIB
Kalut Covid-19 di tangan Luhut

Kalut Covid-19 di tangan Luhut

Jumat, 03 Apr 2020 13:12 WIB
Berita Lainnya